Navaswara.com – Gunung Kawi menjadi salah satu destinasi wisata di Jawa Timur yang menawarkan pengalaman berbeda. Tak hanya menyuguhkan panorama alam pegunungan, kawasan ini juga dikenal sebagai tempat wisata religi, budaya, hingga sejarah yang masih kental.
Berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar, Gunung Kawi memiliki ketinggian sekitar 2.551 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung berapi yang sudah tidak aktif ini membuat kawasan tersebut relatif aman untuk dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan.
Menariknya, wisata Gunung Kawi tidak hanya soal pendakian. Pengunjung bisa berziarah ke Pesarean Gunung Kawi, mengenal budaya lokal di Keraton Gunung Kawi, hingga menikmati pengalaman menginap unik seperti glamping dengan suasana alam.
Salah satu pilihan penginapan yang menawarkan pengalaman berbeda adalah Lembah Indah, yang menghadirkan konsep glamping modern dengan pemandangan hutan pinus. Selain itu, wisatawan juga bisa mencicipi berbagai kuliner lokal dari warung-warung yang tersebar di sekitar kawasan wisata.
Gunung Kawi berada di wilayah barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepatnya di perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar. Kawasan ini mencakup beberapa wilayah, terutama Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Ngajum.
Bagi wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Malang, perkiraan perjalanan menuju Gunung Kawi sekitar 45 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit.
Rute perjalanan bisa dimulai dengan menuju arah selatan melalui Jalan Basuki Rahmat atau Jalan Merdeka Raya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Ahmad Yani. Setelah itu, wisatawan dapat mengikuti jalur menuju Ring Road Barat atau Selatan hingga terhubung dengan Jalan Raya Malang-Blitar.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan melewati Jalan Raya Malang-Wonosari. Wisatawan cukup mengikuti papan petunjuk menuju “Pesarean Gunung Kawi” atau “Desa Wisata Wonosari”.
Saat mendekati lokasi, jalan akan mulai menanjak dan berkelok. Pengunjung disarankan tetap berhati-hati, terutama bagi yang membawa kendaraan pribadi. Setelah sampai, kendaraan dapat diparkir dan perjalanan menuju beberapa titik wisata dilakukan dengan berjalan kaki.
Kawasan Gunung Kawi memiliki beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi dalam satu perjalanan, mulai dari wisata religi hingga wisata alam.
Beberapa destinasi yang bisa masuk dalam daftar kunjungan, antara lain Pesarean Gunung Kawia, Taman Wisata Selo Agung, Umbulan Tanaka, dan Pendakian Gunung Kawi atau Gunung Butak.
Magnet Wisata Gunung Kawi
Ada beberapa alasan mengapa Gunung Kawi menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan.
1. Wisata Religi dengan Nilai Sejarah
Salah satu daya tarik utama Gunung Kawi adalah Pesarean Gunung Kawi. Tempat ini merupakan makam dua tokoh bersejarah, yaitu Raden Mas Soeryo Koesoemo atau KH Zakaria dan Raden Mas Iman Soedjono, seorang pengikut Pangeran Diponegoro yang dikenal melawan penjajahan Belanda.
Pesarean ini banyak dikunjungi peziarah, terutama saat momen tertentu seperti hari besar keagamaan maupun acara haul tahunan.
2. Panorama Alam dan Suasana Pegunungan
Selain sisi spiritual, Gunung Kawi juga menawarkan keindahan alam berupa hutan, sawah, serta perbukitan hijau yang menenangkan.
Bagi wisatawan yang ingin melepas penat, kawasan ini cocok untuk menikmati udara sejuk pegunungan. Beberapa tempat menginap di sekitar Gunung Kawi bahkan menawarkan konsep camping modern dengan suasana alam terbuka.
Di kaki Gunung Kawi, wisatawan juga bisa menemukan sumber mata air alami yang menjadi salah satu daya tarik kawasan ini.
3. Budaya Lokal dan Kuliner Khas
Gunung Kawi juga memiliki sisi budaya yang menarik. Pada waktu tertentu, masyarakat dan pemerintah daerah mengadakan berbagai kegiatan seperti pertunjukan tari, wayang, hingga festival yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
Wisatawan juga bisa berburu kuliner khas sekitar kawasan, mulai dari makanan tradisional hingga berbagai oleh-oleh lokal.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Wisata Gunung Kawi
Berikut beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Gunung Kawi.
1. Berziarah ke Pesarean Gunung Kawi
Pengunjung dapat melakukan ziarah ke Pesarean Gunung Kawi, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti malam Kamis Kliwon, Jumat Legi, atau saat haul tahunan.
Selain berdoa, sebagian pengunjung juga melakukan refleksi diri atau tradisi sederhana sesuai keyakinan masing-masing. Di sekitar lokasi juga terdapat pedagang yang menjual kebutuhan ziarah seperti bunga.
2. Mendaki Gunung Kawi atau Gunung Butak
Bagi pencinta alam, pendakian Gunung Kawi dan Gunung Butak bisa menjadi pilihan. Salah satu lokasi favorit pendaki adalah Sabana Kawi yang berada dekat dengan sumber mata air.
Dari area tersebut, pendaki dapat menikmati pemandangan alam dan panorama matahari terbit yang menjadi salah satu momen menarik selama perjalanan.
3. Menjelajahi Pecinan dan Mencicipi Kuliner Lokal
Di kawasan Dusun Wonosari, wisatawan dapat melihat perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa. Salah satunya terlihat dari keberadaan klenteng Dewi Kwan Im serta aktivitas perdagangan di kawasan Pecinan.
Selain menikmati suasana budaya, pengunjung juga bisa mencoba berbagai kuliner lokal seperti rawon, sate kambing, hingga buah dewandaru kering.
Fasilitas Wisata Gunung Kawi
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, kawasan Gunung Kawi sudah memiliki berbagai fasilitas, seperti area parkir yang cukup luas dan dapat digunakan kendaraan besar seperti bus, ojek lokal untuk membantu wisatawan berkeliling, papan informasi dan petunjuk arah, dan warung makan serta kios di sekitar lokasi wisata
Dengan perpaduan alam, sejarah, budaya, dan wisata religi, Gunung Kawi menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana berbeda di Jawa Timur.
