John Herdman Tebar Optimisme usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka

Navaswara.com – Undian Piala Asia 2027 menempatkan Timnas Indonesia di grup yang banyak dijuluki sebagai “grup neraka”. Tergabung di Grup F, Indonesia harus berhadapan dengan Jepang, Qatar, dan Thailand, tiga tim yang memiliki pengalaman besar di level Asia. Meski begitu, situasi berat tersebut justru disambut santai oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

“Kita akan menghadapi tim terbaik di Asia, kemudian menghadapi pesaing Piala Dunia yaitu Qatar, dan salah satu rival tersengit kita, Thailand. Tetapi ini peluang besar bagi kita untuk melangkah lebih jauh sebagai sebuah negara,” tuturnya.

Pengalaman Herdman Jadi Modal Besar

Kepercayaan diri Herdman bukan tanpa alasan. Sebelum menangani Timnas Indonesia, ia memiliki pengalaman panjang bersama Timnas Kanada dan pernah menghadapi tim-tim kuat dunia. Salah satu rapor biru yang dimilikinya adalah ketika Kanada berhasil mengalahkan Jepang dalam laga uji coba internasional pada tahun 2022 silam.

Selain itu, Kanada juga sempat menundukkan Qatar dengan skor 2-0. Pengalaman tersebut membuat Herdman diyakini memahami karakter permainan lawan-lawan yang kini berada satu grup dengan Indonesia. Situasi ini berbeda dengan rekor pertemuan Indonesia melawan Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

Timnas Indonesia tercatat selalu menelan kekalahan ketika menghadapi Samurai Biru, termasuk di Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun, Herdman tidak ingin para pemain terjebak dalam bayang-bayang masa lalu. Ia justru menilai laga melawan tim kuat menjadi kesempatan penting untuk memperkecil jarak kualitas Indonesia dengan negara-negara elite Asia.

Herdman juga menegaskan bahwa target besar Indonesia menuju Piala Dunia 2030 tidak akan tercapai apabila tim terus menghindari lawan kuat. Menurutnya, para pemain harus mulai terbiasa bermain dalam tekanan tinggi dan menghadapi atmosfer pertandingan level internasional. Ia ingin skuad Garuda memiliki mental kompetitif serta keberanian untuk menantang siapa pun lawannya.

“Kita harus menunjukkan kepada para pendukung bahwa kita berada di jalur yang benar menuju Piala Dunia 2030. Langkah pertama adalah menguji pemain domestik. Langkah kedua adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk mewakili Indonesia di Asian Cup,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *