Navaswara.com – Doa utama malam Lailatul Qadar yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA adalah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Doa ini memohon ampunan tulus atas dosa-dosa dan sangat dianjurkan dibaca berulang kali pada 10 malam terakhir Ramadan.
Berikut adalah detail doanya:
Bacaan Doa Lailatul Qadar (Utama)
Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
Latin:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku.”
Catatan: Jika dibaca berjamaah, bisa menggunakan “fa’fu ‘anna” (maafkanlah kami).
Kapan Waktu Membacanya?
Sepuluh Malam Terakhir Ramadan: Fokus pada malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, 29).
Selama Malam Hari: Dapat dibaca kapan saja setelah berbuka puasa hingga sebelum fajar, terutama saat i’tikaf.
Begini Cara Mengamalkannya
Dibaca sebanyak-banyaknya di sela-sela salat, zikir, dan membaca Al-Qur’an.
Tidak ada batasan jumlah tertentu, semakin sering dibaca semakin baik.
Dibaca dengan khusyuk sebagai bentuk permohonan ampunan (penghapusan dosa hingga ke akarnya).

