Navaswara.com – PT Elnusa Tbk sepanjang 2025 mencetak kinerja operasional yang solid. Anak usaha Subholding Upstream Pertamina ini memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas hulu migas Pertamina Group lewat penguatan teknologi, inovasi, dan disiplin eksekusi proyek.
Mengusung tema 2026, “Rediscover Technology and Innovation Edge”, Elnusa menempatkan teknologi sebagai pengungkit utama untuk menjaga keandalan operasi dan keberlanjutan produksi migas nasional.
Di segmen geosains, Elnusa menyelesaikan survei seismik onshore seluas 596,6 km² untuk mendukung eksplorasi dan pengembangan lapangan. Sementara di lini drilling services, Modular Rig Elnusa menuntaskan pengeboran 9 sumur di wilayah PHSS dengan kinerja yang disebut andal dan efisien.
Skala operasi juga terlihat dari lini well services. Sepanjang 2025, perusahaan berkode Emiten ELSA ini melakukan pengujian produksi terhadap 16.130 sumur serta mengoperasikan Hydraulic Workover Unit (HWU) pada 160 sumur guna menjaga sekaligus meningkatkan performa produksi.
Direktur Utama Elnusa Litta Ariesca mengatakan, perusahaan tak hanya mengejar volume pekerjaan, tetapi juga kualitas dan efisiensi.
“Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan setiap layanan mampu mendukung peningkatan produksi secara optimal. Kami tidak hanya berfokus pada volume pekerjaan, tetapi juga pada keandalan operasi, efisiensi biaya, dan keselamatan kerja,” ujar Litta, belum lama ini.
Di lini intervensi dan logging, Elnusa merealisasikan Cementing Services pada 453 sumur, Coiled Tubing Services pada 875 sumur, serta 1.298 pekerjaan wireline logging di berbagai wilayah kerja.
Untuk menjaga integritas fasilitas produksi, Elnusa juga melakukan inline inspection pada 8 jalur pipa di wilayah PHM. Langkah ini penting untuk memastikan keandalan aset sekaligus menjaga aspek keselamatan operasi.
Tak hanya dari sisi volume, perusahaan juga mencatat kinerja positif dalam penyelesaian proyek. Proyek Engineering Blanket di PHE Jambi Merang rampung lima bulan lebih cepat dari jadwal. Sementara Proyek EPC Booster Pump selesai empat bulan lebih awal dari target.
Andalkan Casing While Drilling hingga Chronoflux
Penguatan kinerja Elnusa juga ditopang pemanfaatan teknologi baru. Perusahaan mengimplementasikan Casing While Drilling untuk meningkatkan efisiensi pengeboran, menggunakan Chronoflux Technology sebagai solusi stimulasi kimia guna meningkatkan produktivitas sumur, serta menerapkan Dual Velocity String untuk optimalisasi produksi minyak dan gas.
Menurut Litta, pengembangan dan pemanfaatan teknologi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan lapangan yang semakin dinamis.
Lewat layanan terintegrasi, mulai dari survei seismik, drilling services, well intervention, engineering, inspeksi pipa, hingga production enhancement, Elnusa berkontribusi mendukung target produksi migas nasional 1 juta barel minyak per hari (BOPD).
Dengan fokus pada efisiensi, inovasi, dan operational excellence, Elnusa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional di tengah tantangan industri yang kian kompleks.

