Navaswara.com – Direktur Museum Louvre Laurence des Cars resmi mengundurkan diri usai kasus pencurian perhiasan kerajaan senilai 88 juta euro atau sekitar US$100 juta.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menerima pengunduran diri tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk tanggung jawab. Pernyataan itu disampaikan melalui Istana Élysée.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi Laurence des Cars selama menjabat,” ungkapnya.
Macron bahkan menugaskan des Cars menjalankan misi khusus dalam kerangka kepresidenan G7 Prancis untuk memperkuat kerja sama antar museum utama negara anggota.
Sebelumnya, des Cars sempat mengajukan pengunduran diri kepada Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati, namun permintaan itu sempat ditolak.
Kasus pencurian tersebut terjadi di tengah berbagai tantangan internal yang dihadapi Louvre, termasuk isu kepadatan pengunjung, kekurangan staf, serta kondisi kerja yang memicu aksi mogok tahun lalu.
Des Cars juga sempat mengaku museum kekurangan infrastruktur teknis yang memadai untuk memantau dan melindungi koleksi berharga. Ia bahkan menyebut sistem yang ada “benar-benar ketinggalan zaman, atau hampir tidak ada.”
Sepanjang 2024, Louvre mencatat sekitar 8,7 juta pengunjung. Wisatawan asal Amerika Serikat menyumbang sekitar 13 persen dari total kunjungan, terbesar kedua setelah wisatawan domestik Prancis.
Laurence des Cars ditunjuk sebagai direktur pada September 2021 dan menjadi perempuan pertama yang memimpin museum tersebut dalam sejarah Louvre yang telah berdiri lebih dari dua abad.
