Navaswara.com — Hujan yang mengguyur Jakarta dalam beberapa hari terakhir meninggalkan jejak berupa jalan berlubang di sejumlah titik utama kota. Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung lokasi perbaikan jalan rusak di sepanjang Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Rano didampingi Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo serta Wali Kota Jakarta Pusat Arifin. Rano mengapresiasi langkah cepat jajaran Dinas Bina Marga yang segera melakukan penanganan tanpa menunggu instruksi khusus dari pimpinan daerah.
“Alhamdulillah, Dinas Bina Marga sudah dan akan terus bergerak. Pak Gubernur sudah menegaskan, kalau ada jalan rusak tidak perlu disuruh, langsung diperbaiki,” ujar Rano di kawasan Sinar Mas Land Plaza.
Rano menjelaskan, perbaikan yang saat ini dilakukan bersifat sementara sebagai penanganan darurat di tengah musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi. Metode ini dipilih untuk memastikan jalan tetap aman dilalui masyarakat sembari menunggu kondisi cuaca membaik.
“Mudah-mudahan walaupun ini bersifat sementara, nanti setelah musim hujan selesai akan kita lapisi kembali sehingga jauh lebih kuat. Kepada warga Jakarta, kami mohon maaf karena pekerjaan dilakukan bertahap. Semoga tidak terjadi kerusakan kembali,” katanya.
Penanganan darurat dilakukan menggunakan material aspal instan atau cold mix yang dapat langsung diaplikasikan pada lubang jalan. Sistem ini memungkinkan perbaikan cepat untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas, khususnya di jalur-jalur utama dengan volume kendaraan tinggi.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus menjalankan program pemeliharaan jalan secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi jalan yang masih baik agar tetap optimal serta memperpanjang usia infrastruktur jalan. Penanganan permanen dengan kualitas konstruksi lebih kuat akan dilakukan setelah kondisi cuaca relatif stabil.
Berdasarkan data Dinas Bina Marga DKI Jakarta, penanganan jalan berlubang telah dilakukan secara masif sejak awal tahun. Pada periode 1 Januari hingga 26 Januari 2026, perbaikan dilakukan di 6.381 titik di seluruh wilayah DKI Jakarta. Selanjutnya, pada tahap kedua yang berlangsung 27 Januari hingga 2 Februari 2026, penanganan dilakukan di 2.147 titik. Dengan demikian, total sebanyak 8.528 titik jalan telah ditangani dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.
Pemprov DKI juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menangani kerusakan jalan yang berkaitan dengan proyek utilitas dan transportasi, termasuk dengan PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PAM Jaya, serta mitra terkait lainnya. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan setiap perbaikan berjalan efektif dan tepat waktu.
Wagub Rano mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara di tengah kondisi cuaca hujan. Warga juga diminta aktif melaporkan jalan berlubang melalui layanan pengaduan Dinas Bina Marga DKI Jakarta di nomor 021-3844444.
