Susur Kali Cibanten Jadi Awal Wisata Sungai Berbasis Edukasi dan UMKM

Navaswara.com — Arus air yang mengalir tenang di Kali Cibanten, Sabtu pagi, menjadi saksi lahirnya harapan baru bagi sungai yang selama ini lebih dikenal sebagai bagian dari lanskap kota. Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menjajal langsung jalur Wisata Air Kali Cibanten dalam agenda soft launching, sekaligus menandai dimulainya pengembangan sungai sebagai ruang edukasi lingkungan dan penggerak ekonomi masyarakat.

Tinawati mengarungi Kali Cibanten selama sekitar 50 menit, menempuh rute dari bawah Jembatan Kidemang hingga Bendungan Kenari di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi uji coba perdana jalur wisata air yang mengusung konsep edukasi sejarah sungai, arung jeram ringan, dan river tubing.

Soft launching tersebut diikuti oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan daerah, di antaranya Ketua TP PKK Kota Serang Arfina Rustandi, Dandenpom III/4 Serang Letkol Cpm Dadang Dwi Saputro, Ketua KONI Kota Serang Agus Rasyid, serta Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin. Sebanyak 60 peserta dari berbagai komunitas, termasuk pramuka Kwartir Cabang Kota Serang, turut ambil bagian menggunakan 11 perahu karet yang didampingi tim rescue.

Tinawati Andra Soni menilai Kali Cibanten memiliki karakter yang menarik dan relatif aman, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata air berbasis edukasi dan pelestarian lingkungan.

“Jalurnya seru dan aman. Sungai ini punya banyak potensi. Lewat wisata edukasi seperti ini, masyarakat bisa lebih mengenal dan mencintai sungai,” ujar Tinawati.

Ia berharap kehadiran Wisata Air Kali Cibanten dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Menurutnya, sungai yang terawat tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru.

“Sungai yang terjaga bisa memberi manfaat besar, baik untuk lingkungan maupun sebagai daya tarik wisata yang menggerakkan ekonomi warga,” tambahnya.

Tinawati menegaskan, pengembangan wisata sungai sejalan dengan peran TP PKK Provinsi Banten sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal serta penguatan ekonomi keluarga. Aktivitas wisata diharapkan menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari jasa wisata, kuliner, hingga produk kreatif masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengapresiasi inisiatif para relawan dan komunitas yang menggagas Wisata Air Kali Cibanten. Menurutnya, inovasi ini memperkaya ragam destinasi wisata Banten yang selama ini identik dengan wisata pantai.

“Ini destinasi wisata baru yang lahir dari kecintaan terhadap sungai. Ada misi besar agar Kali Cibanten kembali berfungsi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Eli menambahkan, kebersihan menjadi faktor utama keberlanjutan pariwisata sungai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar destinasi tetap aman, nyaman, dan menarik bagi wisatawan.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin menjelaskan, Wisata Air Kali Cibanten dikembangkan sebagai wisata arung jeram dengan tingkat kesulitan grade II atau arus ringan hingga sedang, sehingga relatif aman dan dapat dinikmati berbagai kalangan, termasuk pelajar.

“Selain arung jeram, kami kembangkan wisata edukasi susur sungai. Fokusnya pada pengenalan ekosistem sungai, konservasi alam, dan budaya lokal,” jelasnya.

Ke depan, pengembangan jalur wisata akan dilakukan secara bertahap, mulai dari Desa Sindangheula di Kabupaten Serang hingga kawasan Cigintung di Kota Serang. Wisata Air Kali Cibanten diharapkan menjadi contoh pengelolaan sungai berbasis kolaborasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *