K-Pop, Batik, dan Talenta Lokal Berpadu di HUG K-Pop Concert Jakarta

Navaswara.com – Kolaborasi lintas budaya kembali mengemuka lewat K-Life & K-Live Indonesia HUG K-Pop Concert. Acara ini tidak hanya menghadirkan deretan musisi populer Korea Selatan, tetapi juga membuka ruang dialog kreatif antara Indonesia dan Korea yang terasa dekat dengan generasi penggemar budaya pop saat ini.

Kementerian Ekonomi Kreatif mengapresiasi semangat kolaborasi yang tercermin dalam rangkaian acara tersebut. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai inisiatif yang digagas Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea bersama Korea Creative Content Agency KOCCA Indonesia ini menjadi pijakan awal yang positif bagi kerja sama kreatif kedua negara.

“Tahun 2026 menjadi awal permulaan kolaborasi KOCCA dan Indonesia. Semangat ini perlu dijaga lewat pertukaran budaya yang lebih intensif agar industri kreatif di kedua negara bisa tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Irene.

Rangkaian HUG K-Pop Concert digelar selama dua hari. Sabtu malam 17 Januari 2026, panggung utama diisi oleh penampilan Minho dari SHINee dan grup Highlight. Keesokan harinya, suasana berlanjut dengan Handprinting Ceremony, Meet & Greet, serta sesi Friday Noraebang yang berlangsung di Main Atrium KOREA 360 Lotte Mall Jakarta.

Kehadiran Irene Umar di acara ini turut mencuri perhatian. Ia mengenakan busana Hanbok dengan sentuhan teknik batik, simbol pertemuan dua budaya yang diterjemahkan secara modern dan personal. Sejumlah tokoh pemerintahan juga tampak hadir, termasuk Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka.

Menurut Irene, kolaborasi kreatif semacam ini membuka peluang ekonomi yang nyata. Industri kreatif dinilai mampu berkontribusi pada pertumbuhan produk domestik bruto masing-masing negara, terutama ketika talenta lokal dan internasional tampil dalam satu panggung yang setara. Pada HUG K-Pop Concert, musisi Indonesia seperti Tiara Andini tampil berdampingan dengan talenta Korea, bersama kehadiran IP lokal seperti Fun Cican.

“Kami melihat langsung bagaimana IP lokal dan musisi nasional bisa berdiri sejajar dengan talenta Korea. Kolaborasi ini lahir dari rasa saling menghargai dan cinta terhadap karya lintas budaya,” kata Irene yang didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu.

Handprinting Ceremony menjadi salah satu momen simbolis yang menandai persahabatan Indonesia dan Korea. Sementara sesi Meet & Greet memberi ruang interaksi lebih intim bagi penggemar, lewat talk session dan pertemuan langsung bersama Minho dan Highlight.

Minho dikenal sebagai anggota SHINee yang debut pada 2008 di bawah SM Entertainment. Ia memiliki reputasi kuat sebagai performer dengan energi panggung yang konsisten, sekaligus memperluas kariernya sebagai aktor dan solois. Album single perdananya Tempo menjadi salah satu langkah terbarunya di industri hiburan Korea.

“Resolusi 2026 masih menyesuaikan jadwal, tapi saya pasti ingin kembali ke Indonesia dan menghabiskan waktu lebih lama bersama para penggemar di sini,” ujar Minho, disambut antusias pengunjung.

Lewat pertemuan musik, mode, dan budaya pop, HUG K-Pop Concert menghadirkan gambaran kolaborasi kreatif yang terasa relevan, hangat, dan dekat dengan kehidupan audiens masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *