Inisiatif Lingkungan AYANA Komodo Menyasar Pesisir dan Daratan Labuan Bajo

Navaswara.com — Di perairan dangkal di depan Pantai Waecicu, rangkaian struktur terumbu karang buatan mulai kembali dipenuhi ikan kecil. Aktivitas ini bukan proyek musiman, melainkan bagian dari kerja pemulihan ekosistem laut yang berjalan konsisten di kawasan gerbang Taman Nasional Komodo. Dari titik inilah AYANA Komodo Waecicu Beach menempatkan peran pariwisata dalam hubungan yang lebih seimbang dengan alam dan masyarakat sekitar.

Sepanjang 2024 hingga berlanjut ke 2025, resor ini menjalankan sejumlah inisiatif lingkungan dan sosial bersama warga lokal, sekolah, organisasi konservasi, serta pemerintah daerah. Program-program tersebut diarahkan pada dampak jangka panjang, mulai dari pelestarian laut dan daratan hingga penguatan ruang belajar dan aktivitas sosial di Manggarai Barat serta wilayah Nusa Tenggara Timur.

Di kawasan pesisir, upaya konservasi difokuskan pada restorasi terumbu karang yang dilakukan di area dermaga AYANA Komodo. Hingga kini, sekitar 427 meter persegi terumbu karang telah dipulihkan melalui berbagai teknik transplantasi. Area ini berkembang menjadi habitat bagi lebih dari 150 jenis ikan dan dimanfaatkan sebagai media edukasi terbuka bagi tamu dan pelajar yang ingin memahami proses pemulihan ekosistem laut secara langsung.

Perhatian terhadap lingkungan juga berjalan di daratan. Melalui dua kegiatan penanaman pohon bersama mitra lingkungan, lebih dari 1.000 bibit dari sedikitnya 15 jenis pohon ditanam di area sekolah dan lahan komunitas dengan cakupan sekitar satu hektare. Selain menjaga keanekaragaman hayati, kegiatan ini memberi ruang belajar alami bagi masyarakat setempat dan siswa sekolah.

Di sisi sosial, rangkaian kegiatan mencakup dukungan bagi pendidikan anak usia dini, program Hari Anak Nasional, kegiatan donor darah bersama instansi kesehatan setempat, serta bantuan kemanusiaan saat terjadi aktivitas gunung berapi di kawasan regional. Program budaya dan pemberdayaan masyarakat juga terus berjalan sebagai bagian dari hubungan jangka panjang dengan komunitas lokal.

Memasuki 2026, AYANA Komodo Waecicu Beach merencanakan perluasan area restorasi terumbu karang serta peringatan Hari Pangan Sedunia pada Oktober melalui kampanye pengurangan limbah makanan dan penyaluran makanan bergizi bagi masyarakat sekitar. Seiring Labuan Bajo tumbuh sebagai destinasi wisata utama, keberlanjutan alam dan keterlibatan komunitas tetap menjadi bagian dari praktik sehari-hari resor ini, bukan hanya agenda tahunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *