Navaswara.com — Menteri Perdagangan Budi Santoso melantik 14 pejabat di lingkungan Kementerian Perdagangan pada Senin (19/1/2026). Pelantikan yang berlangsung di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, ini bukan sekadar rotasi jabatan birokrasi, melainkan penegasan arah kebijakan perdagangan nasional agar semakin berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.
Dalam sambutannya, Mendag Budi Santoso menekankan pentingnya profesionalisme, kerja kolaboratif, serta keberanian melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap kebijakan yang telah berjalan. Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan perdagangan harus mampu menjawab tantangan lapangan dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan publik.
“Kita harus berlomba menciptakan kebijakan dan program kerja yang berkualitas. Evaluasi harus menjadi bagian dari budaya kerja, agar kebijakan yang kita lahirkan benar-benar membumi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mendag.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, para pejabat eselon I dan II, serta jajaran staf ahli Menteri Perdagangan. Kehadiran para pimpinan lintas unit ini mencerminkan pentingnya sinergi internal dalam mewujudkan tata kelola perdagangan yang adaptif dan responsif.

Mendag Budi Santoso juga mengaitkan pelantikan ini dengan agenda besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki peran strategis dalam mendukung program Asta Cita, yang diwujudkan melalui pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, serta penguatan gerakan “Dari Lokal untuk Global”.
Menurutnya, ketiga fokus tersebut bukan hanya instrumen kebijakan, tetapi strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, memperkuat daya saing produk lokal, dan memastikan pelaku usaha Indonesia mampu naik kelas di tengah persaingan global.
Dalam pelantikan tersebut, Tommy Andana, S.IP., M.A.P. resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3/TPA Tahun 2026 tertanggal 8 Januari 2026. Amanah ini diharapkan memperkuat diplomasi perdagangan Indonesia serta membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi produk nasional.

Sementara itu, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik mencakup Dwinanto Rumpoko sebagai Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, Immanuel Tarigan Sibero sebagai Direktur Pemberdayaan Konsumen, Mahiso Siwiendro Triwi Husodo sebagai Inspektur I pada Inspektorat Jenderal, serta Diah Sandita Arisanti sebagai Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.
Selain pejabat pimpinan tinggi, Kementerian Perdagangan juga melantik sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas. Pelantikan ini diharapkan memperkuat kinerja organisasi hingga lapisan teknis, sekaligus memastikan fungsi pelayanan, pengawasan, dan pembinaan berjalan lebih efektif.
Menutup sambutannya, Mendag Budi Santoso menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab publik. Ia berharap, jajaran pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan kebijakan perdagangan yang adil, inklusif, dan berpihak pada kepentingan nasional, sejalan dengan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi yang berdaya saing dan berkeadilan sosial.

