BIG Tetapkan Penulisan Thailand Jadi Tailan dalam Bahasa Indonesia

Navaswara.com – Badan Informasi Geospasial (BIG) resmi menetapkan penulisan dan pengucapan nama negara Thailand menjadi Tailan dalam bahasa Indonesia. Ketetapan ini tertuang dalam dokumen eksonim terbaru yang memuat daftar nama resmi negara-negara di dunia versi bahasa Indonesia.

Perubahan ini bukan sekadar soal ejaan. Penyesuaian dari Thailand menjadi Tailan dilakukan untuk menyeragamkan penamaan geografis dunia agar sesuai dengan kaidah kebahasaan nasional, baik dari sisi penulisan maupun pelafalan.

Dokumen tersebut telah didaftarkan ke United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) pada 2025 sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam standarisasi nama geografis global.

Penyusunan dokumen eksonim ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga. Pada akhir 2024, BIG bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Luar Negeri, serta pakar linguistik dari Fakultas Ilmu Humaniora Universitas Indonesia.

Eksonim sendiri merupakan nama geografis yang digunakan suatu bahasa untuk menyebut wilayah di luar komunitas bahasanya. Karena itu, setiap bahasa dapat memiliki bentuk penamaan yang berbeda, menyesuaikan dengan sistem bunyi dan ejaan masing-masing.

BIG menyebut, standarisasi ini bertujuan memastikan konsistensi penggunaan nama negara di berbagai platform resmi. Ke depan, penulisan Tailan akan digunakan secara seragam dalam dokumen pemerintahan, korespondensi diplomatik, materi pendidikan, hingga produk jurnalistik dan media massa.

Indonesia tercatat aktif dalam forum UNGEGN. Sejak 2019, pemerintah secara berkala menyempurnakan daftar nama negara dan ibu kota dunia agar selaras dengan standar internasional, tanpa mengabaikan kaidah bahasa Indonesia.

Daftar Nama Negara Asia Tenggara Versi Terbaru

Dalam dokumen eksonim tersebut, tercantum 194 nama negara yang telah distandarisasi. Untuk kawasan Asia Tenggara, berikut daftar nama resminya dalam bahasa Indonesia:

  • Brunei Darussalam (Brunei Darussalam)
  • Kamboja (Kerajaan Kamboja)
  • Indonesia (Republik Indonesia)
  • Laos (Republik Demokratik Rakyat Laos)
  • Malaysia (Malaysia)
  • Myanmar (Republik Perserikatan Myanmar)
  • Filipina (Republik Filipina)
  • Singapura (Republik Singapura)
  • Tailan (Kerajaan Tailan)
  • Vietnam (Republik Sosialis Vietnam)
  • Timor Leste (Republik Demokratik Timor Leste)

Dengan pembaruan ini, pemerintah berharap penggunaan nama geografis di Indonesia semakin konsisten, sekaligus memperkuat posisi bahasa Indonesia dalam praktik internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *