Navaswara.com – Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) ke-33 di Thailand tak hanya menampilkan persaingan atlet dari negara-negara Asia Tenggara, tetapi juga diramaikan kehadiran sejumlah anggota kerajaan yang terlibat langsung dalam rangkaian acara, bahkan turun bertanding sebagai atlet.
SEA Games yang berlangsung pada 9–20 Desember di Bangkok dan Chonburi ini dihadiri sejumlah tokoh kerajaan, mulai dari Ratu Thailand Suthida hingga Pangeran Abdul Mateen dan Putri Azemah dari Brunei Darussalam.
Upacara pembukaan yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, menjadi salah satu sorotan. Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana mendampingi Raja Maha Vajiralongkorn dalam prosesi pembukaan. Keduanya menyaksikan parade kontingen dan pertunjukan pembukaan dari tribun kehormatan.
Di tengah rangkaian acara, Ratu Suthida sempat bergabung dengan para atlet Thailand dalam parade menggunakan kendaraan resmi. Momen tersebut menarik perhatian penonton yang memadati stadion.
Setelah itu, Raja dan Ratu menyaksikan pertunjukan yang didedikasikan untuk Ibu Suri Sirikit, sebelum memberikan penghormatan kepada kontingen dari 11 negara peserta. SEA Games ke-33 diikuti oleh lebih dari 8.200 atlet yang bertanding di 50 cabang olahraga.
Tak hanya hadir dalam agenda seremonial, Ratu Suthida juga dijadwalkan berpartisipasi sebagai atlet. Ia akan turun dalam cabang olahraga layar, nomor SSL47, yang digelar pada 15–18 Desember di Ocean Marina Yacht Club, Chonburi. Keterlibatan tersebut melanjutkan tradisi anggota kerajaan Thailand yang aktif dalam kegiatan olahraga nasional.
Sementara itu, perhatian juga tertuju pada keikutsertaan atlet dari keluarga kerajaan Brunei Darussalam. Pangeran Abdul Mateen tampil membela tim nasional polo Brunei dalam laga semifinal melawan Malaysia. Brunei berhasil meraih kemenangan dan melaju ke partai final.
Pangeran Mateen turut membagikan momen pertandingan tersebut melalui akun Instagram pribadinya yang memiliki jutaan pengikut.
Selain Pangeran Mateen, Brunei juga diperkuat Putri Azemah Ni’matul Bolkiah. Putri berusia 41 tahun itu menjabat sebagai kapten tim polo nasional Brunei. Ia dikenal memiliki pengalaman panjang di cabang olahraga berkuda dan polo.
Putri Azemah pernah mencatatkan sejarah pada SEA Games 2017 sebagai atlet perempuan pertama Brunei yang meraih medali perunggu di cabang polo. Pada SEA Games kali ini, ia kembali menjadi salah satu pilar tim Brunei dengan peran kepemimpinan di lapangan.
Keterlibatan langsung para anggota kerajaan sebagai atlet maupun tamu kehormatan menambah warna tersendiri dalam penyelenggaraan SEA Games ke-33. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan simbolik sekaligus partisipasi aktif terhadap ajang olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.
