Navaswara.com — Manchester City menutup rangkaian pramusim Asia Tour 2026 dengan kemenangan telak 3-1 atas Atlético Madrid di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan. Sempat tertinggal pada babak pertama, The Citizens menunjukkan respons meyakinkan selepas jeda dan sukses membalikkan keadaan.
Sejak pertandingan dimulai, Manchester City langsung mengambil inisiatif menyerang. Permainan terlihat agresif dengan penguasaan bola yang dominan dan pergerakan para pemain sayap yang terus mencoba membuka pertahanan Atlético.
Bahkan, peluang sudah tercipta dalam dua menit pertama ketika Tijjani Reijnders mendapatkan kesempatan di depan gawang yang digagalkan Jan Oblak. Savinho dan Antoine Semenyo juga beberapa kali merepotkan pemain bertahan Atlético melalui kecepatan dan kemampuan mereka melakukan duel.
Meski lebih banyak menguasai permainan, Manchester City justru kebobolan menjelang turun minum. Atlético Madrid sukses memanfaatkan situasi bola mati dan kemelut setelah tendangan sudut.
Jorge Domínguez menjadi pemain yang berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk membawa Atlético unggul 0-1 pada menit ke-43. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Manchester City tidak mengubah pola permainan secara drastis. Mereka tetap mengandalkan penguasaan bola dan tekanan dari sisi sayap.
Sementara, Atlético lebih banyak menunggu untuk kemudian mencoba menyerang melalui skema serangan balik. Perubahan akhirnya terjadi menjelang satu jam pertandingan.
Pada menit ke-57, Antoine Semenyo berhasil melewati penjagaan ketat dan mencapai garis akhir sebelum mengirim umpan mendatar ke depan gawang. Omar Marmoush kemudian menyambut bola dan melakukan penyelesaian yang membuat skor berubah menjadi 1-1.
Hanya dua menit berselang, kombinasi Semenyo dan Marmoush kembali menghasilkan gol. Kali ini, Semenyo mendapatkan ruang setelah menerima umpan dari Josko Gvardiol.
Ia kemudian mengirim bola kepada Marmoush yang berada di posisi ideal. Penyerang asal Mesir itu kembali menuntaskan peluang dan membawa Manchester City berbalik unggul 2-1 pada menit ke-59.
Berhasil membalikkan keadaan, City tampil lebih tajam. Tekanan City akhirnya kembali membuahkan hasil pada penghujung pertandingan.
Adalah Rayan Ait-Nouri yang menerobos ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah dan keras ke sudut jauh. Gol pada menit ke-90 itu memastikan kemenangan Manchester City dengan skor 3-1.
Kemenangan atas Atlético menjadi penutup positif bagi perjalanan Manchester City. Selain menunjukkan kemampuan yang luar biasa, pertandingan tersebut juga memperlihatkan peran penting para pemain sayap dalam skema Maresca.
Bagi City, hasil ini menjadi modal penting sebelum fokusnya beralih ke pertandingan resmi pertama di musim 2026/27 menghadapi Arsenal di Community Shield.

