Kalah dari Atletico Madrid, Jose Mourinho Soroti Kebijakan Wasit Terkait Kartu Merah

Navaswara.com — Pertandingan derbi antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Stadion Metropolitano berakhir dengan kekalahan tipis 1-2 bagi tim tamu. Kekalahan Los Blancos diwarnai oleh serangkaian keputusan kontroversial yang dinilai sangat merugikan pihak El Real.

Melihat hal tersebut, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Miguel Angel Ortiz Arias serta petugas VAR Daniel Jesus Trujillo.

Sorotan utama Mourinho tertuju pada dua insiden pelanggaran keras oleh pemain Atletico yang sama sekali tidak berbuah kartu merah. Pelanggaran pertama terjadi saat Cristian Romero menginjak lutut Jude Bellingham, disusul insiden keterlibatan Lee Kang-in yang menerjang pergelangan kaki Federico Valverde.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, kedua aksi itu murni pelanggaran berat yang seharusnya membuat Atletico bermain dengan sembilan orang. Bahkan dalam sesi konferensi pers usai laga, Mourinho secara eksplisit membawa cetakan foto bukti kejadian untuk menegaskan keputusasaan dan kekesalannya kepada media.

“Kita bisa melewatkan konferensi pers karena cerita pertandingan ada di sini (menunjukkan dua foto). Itu adalah dua kartu merah yang jelas. Kesulitan yang kami alami adalah bermain dengan sebelas lawan sepuluh, sementara kita hanya bisa membayangkan bagaimana jadinya selama lima puluh menit dengan sebelas lawan sembilan,” tuturnya dikutip dari laman resmi Real Madrid.

Ia melanjutkan, “Semuanya sangat aneh. Pertama, seminggu sebelum pertandingan, sudah diketahui siapa wasitnya. Padahal, seperti yang saya dengar seharusnya diumumkan 24 jam sebelumnya. Lalu ada Bapak Trujillo yang bertugas di VAR.

Dia memberikan kartu merah pertama dan saya rasa dia tidak memberikan kartu merah kedua yang bahkan lebih jelas daripada yang pertama. Dia memiliki rekam jejak yang sangat lengkap sebagai VAR dalam pertandingan Real Madrid.”

Keadaan semakin memburuk bagi Real Madrid ketika bek muda Dean Huijsen dijatuhi kartu merah langsung usai melanggar Giuliano Simeone yang berujung pada penalti penentu pembuka keunggulan Atletico lewat eksekusi Alejandro Grimaldo.

Kendati harus pulang tanpa poin dan memperlebar jarak posisi dari puncak klasemen La Liga, Mourinho tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa para pemain Real Madrid telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di lapangan di tengah situasi yang dinilainya sama sekali tidak adil.

“Para pemain pulang dengan perasaan kecewa, tapi dengan dukungan dari pelatih mereka, karena saya sangat menghargai apa yang mereka rasakan di lapangan dan tidak mudah berada di lapangan seperti mereka.

Apa yang dirasakan para pemain kami di lapangan bukanlah hal yang mudah, tapi saya menyukai tim saya secara keseluruhan. Saya merasa bangga dengan tekad mereka, saya tidak kecewa dengan para pemain saya dan tidak ada yang perlu saya cela dari mereka,” tandasnya.