Navaswara.com – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memilih pendekatan yang menarik menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Alih-alih menerima status sebagai salah satu favorit juara, Deschamps justru menilai tekanan terbesar kini berada di kubu La Furia Roja.
Menurutnya, pencapaian Spanyol dalam beberapa tahun terakhir membuat lawannya itu memikul ekspektasi yang jauh lebih besar saat kedua tim bertemu di Dallas.
“Kami mengenal Spanyol. Mereka adalah juara Eropa saat ini. Sebelum Piala Dunia, orang-orang menganggap kami sebagai favorit, tetapi favorit sebenarnya adalah Spanyol,” ujar Deschamps dilansir dari beIN Sports.
Ia melanjutkan, “Itu tentu memberi tekanan lebih pada mereka karena semua yang telah mereka lakukan, meskipun mereka kalah di final melawan Portugal di final UEFA Nations League, tetapi mereka adalah tim yang sangat bagus dengan banyak kekuatan.”
Jelang duel panas ini, pelatih berusia 57 tahun itu memberikan penghormatan tinggi kepada calon lawannya. Ia menyebut Spanyol sebagai tim yang memiliki kualitas luar biasa di hampir semua lini.
Walaupun sempat gagal mempertahankan gelar UEFA Nations League setelah dikalahkan Portugal di partai final, Deschamps menilai kualitas permainan Spanyol tidak mengalami penurunan yang berarti.
Di sisi lain, kepercayaan diri Prancis juga sedang berada di titik tertinggi. Les Bleus tampil tajam sepanjang turnamen dengan lini serang yang produktif serta pertahanan yang solid.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Prancis diyakini mampu memberikan perlawanan sengit kepada Spanyol dalam perebutan tiket menuju partai final.
Deschamps pun menegaskan bahwa pertandingan semifinal memiliki atmosfer yang berbeda dibandingkan laga-laga sebelumnya. Menurutnya, pada fase ini setiap tim memiliki peluang yang sama untuk menang sehingga fokus, ketenangan, dan kemampuan memanfaatkan setiap kesempatan akan menjadi faktor penentu.
