Navaswara.com – Perjalanan panjang Neymar bersama Timnas Brasil resmi mencapai garis akhir. Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari level internasional setelah timnya tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kekalahan 1-2 dari Norwegia.
Momen tersebut terjadi di Stadion MetLife, Amerika Serikat, tempat yang memiliki makna istimewa bagi Neymar karena menjadi lokasi debut sekaligus pertandingan terakhirnya bersama Selecao.
Seusai laga, Neymar tak kuasa menahan air mata. Dengan suara bergetar ia mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk negaranya.
Pada pertandingan melawan Norwegia, Brasil sebenarnya masih menyimpan harapan setelah Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti pada masa injury time.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Brasil dari kekalahan. Peluit panjang menandai berakhirnya perjalanan Selecao di Piala Dunia sekaligus menjadi penutup karier internasional Neymar. Kekalahan itu juga menjadi catatan buruk, karena Brasil gagal melangkah ke perempat final untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade terakhir.
Performa Gemilang Selama Membela Brasil
Meski gagal mewujudkan impian mengangkat trofi Piala Dunia, kontribusi Neymar untuk Timnas Brasil tetap sangat besar.
Selama kurang lebih 16 tahun membela Selecao, ia tampil dalam 130 pertandingan dengan torehan 80 gol dan 59 assist. Catatan tersebut menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Pele.
Ia menjadi tumpuan Brasil di empat edisi Piala Dunia, yakni 2014, 2018, 2022, dan 2026. Bahkan, ia masuk dalam daftar pemain Brasil yang mampu mencetak gol di empat edisi Piala Dunia berbeda, sebuah pencapaian yang hanya bisa disamai oleh legenda sebelumnya, yakni Pele.
Namun, berbagai cedera yang dialaminya di sejumlah turnamen besar membuat perjalanan Neymar bersama Brasil kerap diwarnai rasa frustrasi. Meski demikian, dedikasi dan loyalitasnya terhadap tim nasional tidak pernah diragukan.
Warisan Prestasi Sang Bintang
Selain memegang rekor sebagai top skor Timnas Brasil, Neymar juga meninggalkan sederet prestasi bergengsi sepanjang kariernya.
Bersama Brasil, gelar terbesar yang berhasil diraih adalah Piala Konfederasi FIFA 2013, ketika ia tampil luar biasa dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen tersebut.
Ia pun turut mempersembahkan medali emas Olimpiade Rio 2016, pencapaian bersejarah yang akhirnya melengkapi koleksi prestasi sepak bola Brasil di level Olimpiade.
Di level klub, Neymar menikmati masa-masa emas bersama Santos, Barcelona, dan Paris Saint-Germain. Bersama Barcelona, ia membentuk trio mematikan bersama Lionel Messi dan Luis Suarez serta sukses meraih treble winner pada musim 2014/2015, termasuk gelar Liga Champions Eropa.
Bersama PSG, ia memenangkan berbagai gelar domestik dan membawa klub tersebut mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya pada musim 2019/2020.
Rekor gol, penampilan impresif, kemampuan individu yang luar biasa, serta dedikasinya selama lebih dari satu dekade membuat nama Neymar akan selalu dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik yang pernah mengenakan seragam Selecao.
