Senja Sering Bikin Overthinking? Ahli Ungkap Fenomena Sunset Anxiety

Navaswara.com — Bagi sebagian orang, waktu sore identik dengan suasana tenang. Namun bagi yang lain, momen saat matahari mulai turun justru memunculkan rasa gelisah, takut, atau tidak nyaman. Fenomena ini dikenal sebagai sunset anxiety, yakni kecemasan yang muncul saat sore menjelang malam atau ketika aktivitas harian hampir usai.

Meski belum masuk dalam kategori diagnosis medis resmi, para ahli menilai sunset anxiety bukan sekadar istilah populer. Psikolog klinis Beena Persaud, PsyD, menjelaskan bahwa kondisi ini merujuk pada kecemasan yang muncul ketika matahari terbenam di penghujung hari. “Kecemasan saat matahari terbenam terjadi ketika seseorang mulai merasa cemas saat matahari terbenam di penghujung hari,” kata Persaud.

Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh

Sunset anxiety diduga berkaitan erat dengan ritme sirkadian, yakni jam biologis tubuh yang mengatur pola tidur, bangun, dan berbagai fungsi tubuh lainnya. Saat cahaya alami mulai berkurang, tubuh juga mulai memproduksi melatonin, hormon yang membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur.

Perubahan ini bisa memengaruhi suasana hati, terutama pada orang yang sensitif terhadap transisi dari terang ke gelap. Dalam penjelasan yang dikutip dari laporan kesehatan, Persaud menyebut perubahan cahaya dapat memengaruhi produksi melatonin sehingga sebagian orang merasakan kecemasan atau suasana hati yang menurun saat hari mulai gelap. Selain itu, gangguan tidur juga sering dikaitkan dengan meningkatnya kecemasan pada malam hari.

Tanda yang Sering Muncul

Gejala sunset anxiety bisa berbeda pada tiap orang, tetapi umumnya ditandai dengan rasa gelisah, kesepian, depresi ringan, hingga perasaan seolah ada sesuatu yang tidak beres saat malam mendekat. Dalam beberapa kasus, orang juga merasa sulit menenangkan pikiran setelah jam kerja usai karena masih memikirkan tugas, tanggung jawab, atau beban esok hari.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berpengaruh pada kualitas tidur. Sleep anxiety, yang memiliki gejala mirip, sering ditandai dengan pikiran yang terus aktif, sulit tidur, terbangun di malam hari, jantung berdebar, dan otot tegang. Pada titik tertentu, kecemasan yang tampak ringan bisa berkembang menjadi gangguan yang mengganggu aktivitas harian.

Cara Mengelola dengan Sederhana

Namun jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana untuk meredakan sunset anxiety. Paparan sinar matahari di siang hari, rutinitas relaksasi seperti meditasi atau yoga, serta pengaturan cahaya rumah yang lebih hangat saat sore dapat membantu tubuh beradaptasi dengan transisi malam.

Mengurangi paparan layar sebelum tidur juga dapat membantu menjaga ritme tidur tetap stabil.
Jika rasa cemas muncul berulang, makin intens, atau mulai mengganggu tidur dan produktivitas, sebaiknya pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga profesional. Sunset anxiety mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi sebagian orang, ia bisa menjadi sinyal bahwa tubuh dan pikiran sedang kelelahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *