Fakta Mengejutkan Usia 25 Kolagen Mulai Turun, Ini Alasan Kenapa Investasi Kulit Tidak Bisa Hanya Dengan Kolagen

Navaswara.com – Merawat kulit sejak usia 20-an bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah investasi wajib. Pasalnya, penurunan kualitas kulit ternyata terjadi lebih cepat dari yang kita bayangkan.

Dalam wicara peluncuran ZEGAVIT Gummy Multivitamin di Beauty Fest Asia 2026, Skincare and Aesthetic Expert Dokter Yessika membeberkan sebuah fakta mengejutkan. Produksi kolagen dalam tubuh mulai menurun sebanyak satu persen setiap tahunnya sejak kita menginjak usia 25 tahun.

“Penurunannya memang perlahan, makanya orang sering baru sadar saat usia 30 atau 35 tahun ketika kerutan sudah muncul. Padahal, penurunannya sudah dimulai sejak usia 25. Jadi, fokus di usia 20-an adalah menjaga kualitas kulit ini sejak muda,” jelas Yasika.

Beberapa faktor pendukungnya antara lain kesalahan dalam memilih dan membersihkan makeup yang merusak skin barrier, ada pula pola konsumsi gula berlebih, seperti kopi susu kekinian berperan besar memicu inflamasi.

“Gula berlebih secara langsung berhubungan dengan proses yang namanya Glycation. Proses ini menurunkan kualitas kolagen dan elastin. Akibatnya, kulit gampang kendur dan muncul kerutan halus,” tegas Dr. Yasika. Ia menyarankan agar masyarakat mulai beralih ke camilan yang lebih mindful secara kalori dan memiliki asupan nutrisi tambahan.

Banyak orang berasumsi bahwa mengonsumsi suplemen kolagen saja sudah cukup untuk menjaga elastisitas kulit. Menepis mitos tersebut, Yasika memberikan analogi yang mudah dipahami. Ia mengibaratkan proses ini layaknya membangun rumah. Kolagen adalah bahan bangunan utamanya seperti batu bata. Akan tetapi, untuk menjadi sebuah bangunan yang kokoh, kita tidak bisa cuma menumpuk batu bata.

“Butuh peta, butuh alat, dan bahan lain. Kolagen juga butuh vitamin C untuk mendukung pembentukannya, vitamin E untuk menangkal radikal bebas, hingga Biotin, Zinc, dan Selenium untuk proses perbaikan sel,” paparnya menjabarkan.

Selain kelengkapan nutrisi pendamping, jenis kolagen juga sangat menentukan efektivitas penyerapan. Memahami hal ini, ZEGAVIT merumuskan inovasinya menggunakan Hydrolyzed Collagen Peptide, yakni kolagen yang telah dipecah menjadi fragmen sangat kecil sehingga lebih cepat dan mudah diserap oleh tubuh menjadi asam amino pembentuk struktur kulit.

Untuk menyeimbangkan gaya hidup yang sibuk dan rentan stres tersebut, asupan nutrisi tambahan mutlak diperlukan. Sayangnya, banyak orang malas minum vitamin karena bosan dengan bentuk pil atau tablet. Faktanya, Head of Category Vitamin Kalbe Consumer Health Revi Octaria menyebutkan adanya penurunan tren konsumsi vitamin hingga 40 persen di masyarakat akibat alasan tersebut.

“Multivitamin ini dirancang sedemikian rupa agar menjaga kesehatan menjadi bagian gaya hidup yang terasa seperti delightful wellness self-care,” ujar Revi menanggapi fenomena tersebut.

Tantangan merawat kulit dengan nutrisi kompleks ini sangat dipahami oleh Kreator Konten Kecantikan Dara Saraswati. Dengan jadwal padat dan seringnya begadang demi mencari referensi konten, menjaga kondisi kulit dari dalam menjadi sebuah keharusan.

“Untuk menanggulanginya, saya perbanyak konsumsi air putih dan multivitamin untuk tetap balance. Jujur, saya senang sekali dengan adanya Zegavit Vitamin Gummy yang sudah disertai kolagen ini. Sangat praktis untuk menyuplai kebutuhan nutrisi harian,” ungkap Dara dalam sesi sharing-nya.

Gaya hidup sibuk perempuan masa kini memang membutuhkan pendekatan kesehatan yang lebih bersahabat. Dengan format yang praktis dan rasa yang enak, memenuhi kebutuhan nutrisi tidak lagi terasa menyiksa. Menutup acara peluncuran tersebut, Senior Brand Manager Kalbe Consumer Health Sisca Rachmadita menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan cara baru menikmati hidup sehat.

“Banyak yang merasa minum vitamin itu seperti minum obat orang sakit. Melalui format gummy ini, kami ingin agar suplemen itu enjoyable tapi tetap kredibel efikasinya secara medis. Cukup konsumsi satu gummy sehari, nutrisi harian sudah terbantu,” tutup Sisca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *