Navaswara.com — Deretan kendaraan mulai memadati ruas tol menuju Jakarta sejak pagi. Lampu rem menyala bergantian, laju kendaraan melambat, dan rest area dipenuhi pemudik yang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Di tengah peningkatan arus tersebut, aparat kepolisian bersiaga mengatur lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan terkendali.
Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 menyampaikan bahwa arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Untuk mengantisipasi kepadatan, Polri akan menerapkan sistem one way nasional mulai pukul 14.00 WIB, Selasa 24 Maret 2026.
Juru Bicara Operasi Ketupat 2026, Jansen Avitus Panjaitan, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas one way akan diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 arah Jakarta.
“Kami akan memberlakukan one way nasional mulai pukul 14.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta sebagai langkah mengurai kepadatan arus balik,” ujarnya.
Dalam laporan situasi hari ke-12 pelaksanaan operasi, Polri mencatat kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum tetap aman dan kondusif. Tidak terdapat kejadian menonjol dalam periode Senin 23 Maret pukul 18.00 WIB hingga Selasa 24 Maret pukul 06.00 WIB.
Namun demikian, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian. Dalam periode tersebut, tercatat sebanyak 198 kejadian kecelakaan dengan 18 korban meninggal dunia, 52 luka berat, dan 468 luka ringan. Total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp534 juta.
Selain itu, terdapat 497 pelanggaran lalu lintas yang terdiri dari 133 pelanggaran melalui sistem ETLE, 47 non-ETLE, serta 317 teguran kepada pengguna jalan.
Dari sisi volume kendaraan, arus balik terlihat meningkat signifikan. Sebanyak 225.293 kendaraan tercatat masuk ke Jakarta, naik 73,71 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara kendaraan yang keluar Jakarta mencapai 167.939 unit atau meningkat 28,55 persen.
Peningkatan mobilitas juga terjadi pada sektor transportasi umum. Tercatat sekitar 273 ribu penumpang kapal penyeberangan, 1,5 juta penumpang kereta api, serta 189 ribu penumpang pesawat selama periode arus balik.
Polri mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rekayasa lalu lintas, serta tidak memaksakan diri dalam kondisi lelah. Pemanfaatan kebijakan Work From Anywhere dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan pada waktu-waktu tertentu.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan.
Untuk kondisi darurat di perjalanan, layanan kepolisian melalui nomor 110 tetap siaga selama 24 jam.
Polri bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk memastikan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.

