Sejarah Calvin Verdonk! Orang Indonesia Pertama Raih Man of The Match Liga Champions

Navaswara.com – Keren! Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, resmi dinobatkan sebagai Player of the Match/Man of The Match (MoTM) Liga Champions 2026/2027!

Penghargaan bergengsi dari UEFA Technical Observer Group itu diraih usai Verdonk tampil 90 menit penuh dan menggila saat Lille OSC menahan imbang tuan rumah Bodø/Glimt 0-0 di Aspmyra Stadion, Norwegia, pada Matchday 4 Liga Champions, Rabu dini hari WIB (4/11/2026).

Verdonk menjadi pemain Indonesia pertama sepanjang sejarah yang meraih MOTM di Liga Champions. Laga di Norwegia yang dingin dan di bawah tekanan suporter tuan rumah bukan laga mudah. Bodø/Glimt terus menggempur, tapi Verdonk di posisi left-back tampil super disiplin.

“Ya, kita membutuhkan tiga poin. Sayangnya, kami hanya bermain imbang. Jadi saya tidak puas. Tapi ya, setidaknya kita mendapatkan satu poin,”kata Calvin Verdonk usai pertandingan.

Kendati mendapatkan satu poin, Calvin senang mendapatkan penghargaan Man of The Match (MOTM) laga tersebut. Buat siapa trofinya?.

“Saya sangat senang di Liga Champions panggung terbesar sepak bola jadi saya sangat senang. Saya akan tempatkan di ruang tamu rumah saya di sebelah televisi supaya saya bisa melihatnya setiap saat,” ujar Calvin Verdonk sembari tersenyum.

Ini melanjutkan tren positif Verdonk di Eropa. Sebelumnya ia sudah mencetak sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang main di Liga Champions saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Arsenal di Emirates pada Matchday 2 bulan lalu.

Lalu di Matchday 3 vs Galatasaray (Lille kalah 2-4), ia jadi starter pertama Indonesia di UCL dengan 64 sentuhan bola dan akurasi passing 82%.

Dan kini di Matchday 4, ia langsung jadi pemain terbaik di lapangan! Media Eropa dan akun resmi UEFA menulis: “Bodø/Glimt 0-0 Lille – Calvin Verdonk” sebagai Player of the Match. Media sosial Indonesia langsung meledak dengan julukan baru: Garuda Wall.

Lille sendiri kini masih berjuang di papan tengah klasemen fase liga UCL 2026/27 format baru. Dari Dordrecht, Belanda, ke NEC Nijmegen, ke Timnas Indonesia, kini ke panggung tertinggi Eropa.

Calvin Verdonk membuktikan pemain Indonesia bisa bersaing di level tertinggi. Laga berukutnya, Lille akan melawan Lyon di Ligue 1 akhir pekan ini. Apakah Verdonk akan lanjutkan magisnya?