Fans Bola Merapat! Kartu Panini Piala Dunia 2026 Kini Bisa Didapat di Minimarket

Navaswara.com – Atmosfer pesta bola dunia selalu menyisakan ruang bagi tradisi unik tidak terbatas pada skor akhir pertandingan. Di Indonesia, menonton sepak bola bukan hanya aktivitas visual di depan layar, melainkan sebuah ritual sosial yang melibatkan banyak elemen pendukung, salah satunya hobi mengoleksi kartu pemain.

Di era digital ini, kerinduan akan benda fisik yang bisa dikoleksi dan dipamerkan saat momen nonton bareng ternyata masih menjadi magnet yang luar biasa.

Fenomena ini kembali menyeruak saat antusiasme menuju FIFA World Cup 2026 mulai terasa. Di Indonesia, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan bahasa pemersatu bagi sekitar 165 juta penggemarnya. Momen kumpul bersama teman atau keluarga, yang akrab disebut nobar seringkali terasa kurang lengkap tanpa adanya elemen interaksi di luar layar televisi.

Guna menjawab kerinduan akan tradisi koleksi tersebut, kolaborasi global antara Lay’s dan FIFA membawa angin segar ke tanah air. Melalui kemasan khusus yang menampilkan wajah-wajah ikonik seperti Lionel Messi dan David Beckham, para penggemar kini diajak kembali ke masa jaya hobi mengoleksi kartu resmi Panini.

Hanussa Hamzah selaku Senior Marketing Manager PepsiCo Indonesia melihat bahwa elemen fisik ini krusial dalam sebuah momen kebersamaan.

“Sepak bola memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan orang-orang. Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih seru. Di setiap momen nobar, kami hadir sebagai elemen penting yang menghidupkan suasana melalui tekstur khas yang melengkapi tegangnya pertandingan,” ungkap Hanussa.

Budaya mengoleksi ini memang memiliki nilai sentimental tersendiri. Ada kebanggaan saat berhasil mendapatkan kartu pemain langka dan menjadikannya bahan obrolan hangat di tengah jeda pertandingan. Program ini sendiri bisa dinikmati melalui jaringan ritel seperti Alfamart, Lawson, hingga Alfamidi, di mana setiap pembelian produk tertentu memberikan akses bagi fans untuk berburu kartu limited edition tersebut.

Bagi para penggemar yang ingin melengkapi koleksi kartu Panini edisi terbatas FIFA World Cup 2026™, mekanisme mendapatkannya tergolong cukup mudah dan bisa ditemukan dalam aktivitas belanja harian. Konsumen hanya perlu melakukan pembelian produk makanan ringan dari grup PepsiCo, misalnya merek Lay’s, Cheetos, dan Doritos, dengan total belanja minimal Rp50.000. Program ini tersedia di berbagai gerai ritel fisik seperti Alfamart, Alfamidi, Lawson, dan Midi Kriing, serta bisa juga diakses secara digital melalui aplikasi Alfagift.

Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin, juga menyoroti betapa kuatnya aspek sosial dalam budaya sepak bola kita. Menurutnya, pengalaman menonton di Indonesia selalu berputar pada interaksi antarmanusia.

“Di Indonesia, nonton bola itu sudah menjadi tradisi, entah di rumah, di warung, atau kumpul bareng teman. Bukan cuma soal pertandingan, tapi soal kebersamaan dan momen-momen keseruan kecil yang dibangun di sekitarnya. Yang bikin seru bukan cuma pertandingannya, tapi kebersamaan sosialnya,” ujar Coach Justin.

Dengan hadirnya inisiatif seperti World Cup Watch Party Experience yang direncanakan ke depan, batasan antara lapangan hijau di Amerika Utara dan ruang tamu di Indonesia seolah menipis. Sepak bola dan segala pernak-perniknya, mulai dari camilan gurih hingga kartu pemain yang tersusun rapi, menghadirkan cara sederhana untuk menikmati kebahagiaan yang sama, satu gigitan dan satu kartu dalam satu waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *