Navaswara.com – Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh korban kecelakaan tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur mendapat penanganan medis optimal.
Hal itu disampaikan saat Presiden menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4).
Selain memastikan perawatan terbaik, Prabowo juga mengecek langsung kesiapan fasilitas dan peralatan medis di rumah sakit.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden turut berdiskusi dengan pihak rumah sakit terkait kebutuhan penanganan korban.
“Presiden memberikan arahan agar seluruh korban yang dirawat mendapatkan pelayanan terbaik, sekaligus mendengar masukan dari pihak rumah sakit,” ujar Prasetyo.
Prabowo juga telah menerima laporan dari Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait insiden tersebut.
Ia memerintahkan agar investigasi segera dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Selain itu, Prabowo meminta langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi perlintasan kereta api yang dinilai masih belum aman.
Pemerintah diminta melakukan penataan, termasuk pembangunan flyover di sejumlah titik rawan.
“Kita diminta menangani sekitar 1.800 perlintasan kereta api agar lebih aman, salah satunya dengan pembangunan flyover,” tandas Prasetyo.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan transportasi perkeretaapian di Indonesia.
