Kemewahan Tanpa Batas, Chanel Hadirkan Set Catur Emas dan Berlian di Watches and Wonders 2026

Navaswara.com – Chanel kembali membuktikan bahwa kreativitas mereka tak hanya terbatas pada lini busana dan aksesori mewah. Dalam ajang bergengsi Watches and Wonders 2026, rumah mode legendaris ini memperkenalkan sebuah karya luar biasa berupa set catur super mewah yang langsung mencuri perhatian. Kehadiran produk ini menjadi simbol bagaimana seni dan kemewahan selalu dapat berpadu menjadi objek yang bernilai tinggi.

Simbolisme Ikonis di Atas Papan Obsidian

Set catur ini dirancang oleh Arnaud Chastaingt selaku Direktur Chanel Watchmaking Creation Studio. Ia membuat papan catur ini menggunakan material obsidian dengan bingkai papannya dihiasi lebih dari 500 berlian brilliant-cut. Tidak hanya itu, setiap bidak catur dalam set ini merupakan miniatur yang mewakili simbol-simbol ikonis dari sejarah Chanel.

Sang Ratu dan Jam Tangan Rahasia

Daya tarik utama dari set catur seharga sekitar US$4,1 juta ini terletak pada bidak Ratu yang merupakan sosok Gabrielle Chanel. Bidak catur sang ratu dipahat dengan sangat detail menggunakan emas putih 18 karat. Bidak Ratu versi putih tampak mengenakan jaket tweed khas Chanel yang bertahtakan 842 berlian, sementara versi hitamnya tampil misterius dengan aksen berlian yang kontras.

Keunikan yang membuat para kolektor terpana adalah kehadiran jam tangan rahasia yang tersembunyi di bawah papan bidak Ratu. Lebih dari itu, bidak ini bersifat multifungsi, figurnya dapat dilepas dan dikenakan sebagai kalung liontin yang mewah. Chanel bahkan melengkapinya dengan rantai emas putih bertahtakan berlian dan oniks yang tersimpan rapi di dalam laci tersembunyi pada papan catur.

Mahakarya Eksklusif dengan Detail Tak Tertandingi

The Chessboard Chanel merupakan sebuah pièce unique atau karya satu-satunya di dunia yang kabarnya telah terjual bahkan sebelum pameran resmi dibuka. Proses pembuatannya memakan waktu selama tiga tahun, melibatkan ketelitian luar biasa dalam memasang total lebih dari 9.000 berlian. Penggunaan teknik snow-setting pada bidak-bidaknya menciptakan efek kemilau seperti salju yang menyelimuti logam mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *