Navaswara.com – Pertandingan sengit antara AC Milan dan Inter Milan kembali tersaji dalam laga bertajuk Derby della Madonnina pada lanjutan Serie A musim 2025/2026. Duel yang berlangsung di Stadion San Siro tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1–0 untuk AC Milan. Hasil ini membuat Rossoneri berhasil memperkecil jarak poin dengan Inter yang masih memimpin klasemen.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka dan mencoba menekan lawan. Inter yang berstatus pemuncak klasemen tampil cukup agresif dengan penguasaan bola yang baik, sementara Milan mengandalkan organisasi permainan dan serangan balik cepat.
Namun, selama 30 menit pertama pertandingan, kedua tim belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya. Lini pertahanan masing-masing tim tampil disiplin sehingga membuat laga berjalan cukup ketat di sektor tengah lapangan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-35 melalui gol yang dicetak oleh Pervis Estupiñán. Gol tersebut berawal dari umpan matang yang dikirim oleh Youssouf Fofana ke dalam kotak penalti. Estupiñán yang berada di posisi yang tepat kemudian menyambut bola dengan tembakan keras yang tak mampu dihentikan oleh kiper Inter.
Setelah tertinggal, Inter mencoba meningkatkan intensitas serangan pada sisa waktu babak pertama dan babak kedua. Beberapa upaya dilakukan melalui permainan sayap dan kombinasi umpan di area pertahanan Milan. Namun, solidnya lini belakang Rossoneri membuat anak asuh Cristian Chivu tak mampu menyamakan kedudukan.
Di sisi lain, Milan juga beberapa kali mencoba menambah keunggulan lewat serangan balik cepat, tetapi hingga pertandingan berakhir tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat penting bagi Milan dalam persaingan papan atas Serie A. Selain mengamankan tiga poin dari laga derby, kemenangan tersebut juga memperkecil selisih poin dengan Inter menjadi tujuh angka.
Meski demikian, Inter masih bertahan di posisi puncak klasemen sementara. Bagi Milan, kemenangan ini tidak hanya bernilai strategis dalam perebutan gelar, tetapi juga memberikan dorongan moral yang besar karena mampu menaklukkan rival dalam pertandingan bergengsi.
