Navaswara.com – Penggemar Pokémon kini punya destinasi wisata baru di Jepang. PokéPark Kanto resmi dibuka pada 5 Februari di kawasan Yomiuriland, Inagi, Tokyo barat, sebagai taman hiburan Pokémon outdoor permanen pertama di dunia.
Kehadiran taman tematik ini langsung menarik perhatian fans dari berbagai negara. Apalagi pembukaannya bertepatan dengan perayaan sekitar 30 tahun franchise Pokémon yang sudah mendunia.
Presiden Yomiuriland sekaligus PokéPark Kanto, Takeshi Mizoguchi, berharap taman ini bisa menjadi tempat berkumpul penggemar Pokémon, baik dari Jepang maupun wisatawan internasional.
PokéPark Kanto sendiri terinspirasi dari wilayah fiksi Kanto, latar generasi awal Pokémon. Area tematik ini dibangun di lahan sekitar 2,6 hektare di dalam kompleks Yomiuriland yang luasnya mencapai sekitar 37 hektare dan dikenal dengan berbagai atraksi hiburan serta event musiman.
Menariknya, konsep taman dirancang imersif agar pengunjung seolah berada di dunia Pokémon. Chief Creative Fellow The Pokémon Company, Junichi Masuda, mengatakan tim kreatif membayangkan habitat hingga kebiasaan tiap Pokémon agar pengalaman terasa lebih nyata.
Secara garis besar, PokéPark Kanto terbagi menjadi tiga area utama, yaitu Entrance Plaza, Sedge Town, dan Pokémon Forest.
Di Entrance Plaza, pengunjung langsung disambut instalasi karakter populer seperti Pikachu, Bulbasaur, Charmander, Squirtle, dan Eevee. Area ini juga dilengkapi Pokémon Research Lab serta toko resmi Pokémon Daisuki Shop yang menjual merchandise eksklusif, mulai dari headband karakter, gantungan kunci, sampai boneka plush.
Namun, pengunjung yang ingin berbelanja perlu mengambil tiket antrean melalui aplikasi resmi PokéPark. Tiket ini berbasis slot waktu, jadi disarankan reservasi lebih awal setelah masuk area Yomiuriland.
Sementara itu, Sedge Town menjadi pusat aktivitas dengan konsep kota pelatih Pokémon. Di sini tersedia Pokémon Center, Poke Mart, restoran bertema karakter, hingga berbagai wahana permainan.
Beberapa atraksi tambahan berbayar juga tersedia, seperti Pika Pika Paradise yang mengusung tema Pokémon listrik serta Vee Vee Voyage, komidi putar bertema Eevee dan karakter Pokémon lainnya.
Kalau ingin suasana lebih natural, pengunjung bisa menjelajah Pokémon Forest. Area ini menawarkan jalur eksplorasi sepanjang lebih dari 500 meter dengan instalasi Pokémon di tengah lanskap alam, mulai dari jalur rumput hingga terowongan kecil.
Meski menarik, jalurnya cukup menanjak sehingga belum sepenuhnya ramah kursi roda dan memiliki batasan akses bagi pengunjung dengan kondisi kesehatan tertentu.
Untuk tiket masuk, pengunjung bisa membelinya lewat situs resmi PokéPark. Wisatawan internasional disarankan memakai laman global karena situs domestik Jepang biasanya memerlukan verifikasi nomor telepon lokal.
Saat ini tersedia dua jenis tiket utama, yakni Ace Trainer’s Pass dan Trainer’s Pass yang sudah termasuk akses ke Yomiuriland. Sementara tiket Town Pass dengan akses lebih terbatas dijadwalkan mulai tersedia pada Mei mendatang.
Dengan konsep taman tematik permanen berbasis Pokémon, PokéPark Kanto diprediksi bakal menjadi salah satu destinasi wisata pop culture baru di Tokyo, terutama bagi penggemar Pokémon yang berencana liburan ke Jepang.
