Navaswara.com — Di tengah kebutuhan likuiditas yang kian dinamis, pelaku usaha dituntut bergerak cepat tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan jangka panjang. Di balik layar aktivitas bisnis yang terus berdenyut, solusi pembiayaan yang ringkas, aman, dan efisien menjadi penopang penting agar roda usaha tetap berputar.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menghadirkan fitur Kredit Agunan Deposito (KAD) secara digital melalui Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri. Inovasi ini dirancang untuk memudahkan nasabah lembaga, korporasi, hingga pelaku usaha kecil dan menengah (SME) dalam mengakses pembiayaan dengan proses cepat tanpa harus mencairkan deposito yang dimiliki.
Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, Yohan Sugiono, menjelaskan bahwa KAD memungkinkan nasabah memperoleh pinjaman dengan bunga yang kompetitif, sementara deposito tetap aktif dan terus memberikan imbal hasil.
“Melalui Kopra by Mandiri, kami menghadirkan Kredit Agunan Deposito sebagai solusi likuiditas yang cepat, aman, dan fleksibel. Nasabah dapat memanfaatkan dana tanpa mengganggu strategi investasi yang sudah berjalan,” ujar Yohan dalam keterangan resmi, Rabu, 10 Desember 2025.
Seluruh proses pengajuan KAD dilakukan secara digital melalui Kopra by Mandiri, mulai dari permohonan kredit, pemantauan status persetujuan, hingga pencairan dana. Waktu persetujuan yang singkat menjadikan fitur ini responsif terhadap kebutuhan bisnis yang bersifat mendesak. Nasabah juga dimudahkan dengan fitur pengingat pembayaran angsuran otomatis untuk menjaga kelancaran kewajiban finansial.
Yohan menegaskan, pengembangan KAD merupakan bagian dari agenda transformasi digital Bank Mandiri dalam memperkuat peran sektor perbankan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
“Transformasi digital telah menjadi fondasi kami. Kopra by Mandiri kami kembangkan sebagai mitra strategis dunia usaha, sekaligus katalis pertumbuhan sektor produktif dan penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.
Secara kinerja, Kopra by Mandiri mencatatkan pertumbuhan signifikan hingga Oktober 2025. Platform ini mengelola nilai transaksi lebih dari Rp22 ribu triliun, tumbuh 22 persen secara tahunan (YoY), dengan volume mencapai 1,2 miliar transaksi atau meningkat 14 persen YoY. Berbagai fitur unggulan seperti bulk payment hingga 50 ribu transaksi, serta monitoring real-time Letter of Credit (LC) dan Bank Garansi, menjadi diferensiasi utama dalam meningkatkan efisiensi operasional nasabah.
Melalui inovasi KAD dan penguatan ekosistem digital, Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi sektor keuangan nasional. Langkah ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan semangat Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa.
Ke depan, Bank Mandiri memastikan Kopra by Mandiri akan terus dikembangkan sebagai platform pembiayaan dan transaksi yang adaptif, kompetitif, serta mampu menjawab dinamika ekonomi global, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan Indonesia.
