Gempa M 7,5 Guncang Aomori Jepang, Sempat Picu Peringatan Tsunami

Navaswara.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang lepas pantai Prefektur Aomori, Jepang, beberapa waktu lalu pukul 23.15 waktu setempat. Guncangan kuat terasa di sejumlah wilayah timur laut Jepang dan sempat memicu peringatan tsunami dari Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Pusat gempa berada di kawasan Sanriku, salah satu zona seismik aktif di Jepang. Guncangan dilaporkan terasa hingga Aomori, Iwate, Miyagi, dan sebagian wilayah Hokkaido.

JMA mencatat gelombang tsunami dengan ketinggian antara 20–70 cm di beberapa pelabuhan. Prediksi awal yang sempat mencapai tiga meter tidak terwujud. Peringatan tsunami kemudian dicabut sepenuhnya beberapa jam setelah kejadian.

Hingga 14 jam pascagempa, lebih dari sepuluh gempa susulan terdeteksi.

Satu Korban Jiwa dan Beberapa Luka Ringan

Otoritas setempat melaporkan satu korban meninggal dunia di Prefektur Aomori. Korban dilaporkan terjatuh saat proses evakuasi pascaperingatan tsunami. Sejumlah warga juga mengalami luka ringan akibat tertimpa benda atau insiden saat menyelamatkan diri.

Gempa berdampak pada beberapa layanan publik dan transportasi, seperti Shinkansen Tohoku dihentikan sementara untuk pemeriksaan jalur dan sistem kelistrikan, Bandara di Aomori dan Hokkaido menunda sejumlah penerbangan untuk pengecekan struktur bangunan dan landasan, serta gangguan listrik sempat terjadi di beberapa area namun dipulihkan dalam waktu relatif cepat.

Pemerintah Jepang menerjunkan tim tanggap bencana untuk memeriksa fasilitas umum, jaringan transportasi, dan infrastruktur penting lainnya.

Kondisi WNI Dipastikan Aman

KBRI Tokyo memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ini. KBRI juga membuka hotline darurat dan berkomunikasi aktif dengan komunitas Indonesia di kawasan terdampak, terutama Aomori dan Iwate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *