Navaswara.com – Banyak orang mungkin langsung menebak kota-kota besar di Pulau Jawa sebagai juaranya saat bicara soal daerah mana yang warganya paling hobi membaca. Tidak heran memang, mengingat banyaknya toko buku estetik dan perpustakaan modern yang tersebar di sana. Namun bersiaplah untuk terkejut, karena peta literasi kita rupanya sudah jauh berubah.
Merujuk pada hasil survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tahun 2025 yang dirilis oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), predikat juara literasi justru direbut oleh kawan-kawan dari kawasan timur Indonesia.
Secara nasional, skor TGM kita mantap berada di angka 54,8. Angka ini bukan hanya mengukur rutinitas membolak-balik halaman buku, melainkan mencakup kebiasaan utuh yang komprehensif, mulai dari persiapan pra-membaca, proses menyerap informasi, hingga penerapan pasca-membaca.
Lalu wilayah mana saja yang sukses memimpin tren positif literasi ini. Mari kita lihat deretan provinsi dengan skor TGM paling menonjol di bawah ini.
-
Nusa Tenggara Timur (NTT) sukses menempati takhta tertinggi secara nasional dengan skor gemilang 62,05.
-
Nusa Tenggara Barat (NTB) berada tepat di belakangnya dengan raihan skor 61,19.
-
Sumatra Selatan menyusul di urutan ketiga melalui pencapaian skor 60,86.
-
Maluku Utara menempati posisi keempat dengan skor 60,66.
-
Kalimantan Barat membuktikan antusiasme literasinya dengan skor 59,85.
-
Sulawesi Selatan melengkapi deretan juara dengan skor 59,84.

Data tersebut seolah menjadi angin segar yang membuktikan bahwa kebiasaan membaca masyarakat Indonesia kini jauh lebih merata. Stigma bahwa literasi hanya milik masyarakat urban di Pulau Jawa sukses dipatahkan oleh performa luar biasa dari daerah-daerah lain yang semakin kompetitif.
Fenomena gaya hidup ini tentu tidak lepas dari pesatnya pemerataan akses informasi digital. Kehadiran gawai pintar membuat bahan bacaan apa pun bisa diakses dengan mudah dalam genggaman, kapan saja dan di mana saja. Selain itu, kuatnya dorongan pendidikan dan nilai-nilai budaya lokal di tiap daerah ternyata ikut andil besar dalam menyuburkan kebiasaan baik ini.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat di berbagai penjuru Nusantara, rasanya ini momen yang paling pas untuk ikut mengevaluasi rutinitas harian kita. Inilah pentingnya mulai kurangi kebiasaan scrolling media sosial tanpa arah dan jadikan membaca sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup.

