Pameran AARO di CAN’S Gallery, Gambarkan Perjalanan Seniman Muda Indonesia

Navaswara.com – Atreyu Moniaga Project (AMP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya seniman muda Indonesia melalui pameran bertajuk “AARO”. Digelar di CAN’S Gallery, Jakarta, pameran ini menjadi proses yang sangat penting bagi perjalanan empat seniman muda, yakni Ada Khansa, Ansn Martin, Red Maerra, dan Oddyendry yang telah menjalani inkubasi intensif selama kurang lebih 19 bulan.

Tema “AARO” sendiri diambil dari inisial nama keempat seniman. Tidak hanya itu, AARO juga mengandung makna simbolik yakni “kekuatan gunung”, sebuah metafora tentang keteguhan dan perjalanan panjang yang harus dilalui dalam dunia seni.

Ketika memasuki ruang galeri, lebih dari empat puluh karya ditampilkan. Keempat seniman masing-masing membawa pendekatan visual dan narasi personal yang berbeda. Meski begitu, mereka tetap disatukan oleh tema besar yakni tentang pencarian jati diri, pengalaman hidup saat tumbuh dewasa, serta refleksi kehidupan masyarakat urban.

Salah satu karya yang cukup mencuri perhatian datang dari Ada Khansa melalui seri berjudul “Sandbox”. Dalam karya ini, ia menghadirkan rangkaian lukisan yang menggambarkan pergulatan batin sejak masa kanak-kanak. Tak hanya deretan gambar, “Sandbox” menampilkan sebuah perjalanan emosional tentang ingatan, pengalaman, dan persepsi diri yang terus berubah seiring waktu.

Di sisi lain, Ansn Martin memamerkan karya berjudul “WOY!” yang tampil dengan energi berbeda. Dengan warna-warni yang ekspresif, lewat karya ini Ansn Martin ingin mengeksplorasi perubahan nilai hidup dan persepsi diri yang kerap bergeser seiring berjalannya waktu. Visual yang dihadirkan terasa seperti isi hati yang jujur, seolah mengajak penonton untuk mempertanyakan kembali apa yang mereka yakini tentang diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *