Michael Carrick Buka Suara usai MU Dikalahkan Atletico Madrid di Liga Champions

Navaswara.com — Michael Carrick, mengaku kecewa usai timnya menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam laga lanjutan Liga Champions, Selasa (13/10).

Menurutnya, Manchester United sebenarnya memiliki kesempatan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, tapi gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta sepanjang pertandingan.

“Bermain di tempat seperti ini memang sulit, dan kebobolan pada awal pertandingan jelas menempatkan kami dalam situasi yang sulit. Namun, menurut saya, kami perlahan berkembang dalam permainan,” ujar Carrick, dikutip dari laman resmi Manchester United.

Bermain di Stadion Metropolitano, Manchester United mengalami awal pertandingan yang sulit usai Pablo Barrios mencetak gol pembuka untuk Atletico Madrid ketika laga baru berjalan kurang dari satu menit.

Carrick menilai anak asuhnya mulai menemukan ritme permainan setelah melewati tekanan pada awal pertandingan. Namun, ia menyayangkan kurangnya ancaman yang mampu diciptakan timnya, terutama ketika mulai menguasai permainan pada babak kedua.

Ia melanjutkan, “Kami memiliki empat peluang besar, kesempatan besar dan permainan bisa terlihat sangat berbeda. Itu juga peluang yang sangat bagus, bukan hanya peluang kecil. Saya pikir kami tidak menyelesaikan babak pertama dengan baik, memulai babak kedua sedikit lebih baik dan mulai mengendalikan permainan tanpa ancaman nyata.”

Tak hanya itu, Carrick juga turut menyampaikan ketidakpuasannya terhadap keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Leny Yoro pada menit ke-74. Ia menilai keputusan tersebut merugikan anak asuhnya yang masih berusaha mengejar ketertinggalan.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat perjuangan Setan Merah semakin berat. Atletico Madrid kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk menggandakan keunggulan melalui Ademola Lookman pada menit ke-79.

Meski kecewa, Carrick menegaskan Manchester United perlu segera melakukan evaluasi. Ia mengakui anak asuhnya masih harus berbenah beberapa aspek permainan, termasuk cara bertahan ketika menghadapi perubahan arah serangan lawan.

“Kami harus menemukan cara untuk memperbaiki keadaan. Malam ini adalah satu pertandingan, di Liga Champions, melawan lawan yang sulit di kandangnya. Ini adalah pertandingan yang fantastis bagi kami, bagi klub, bagi sejarah, bagi para pendukung. Segala sesuatu yang berkaitan dengan pertandingan ini adalah pertandingan yang hebat, jadi kami akan siap untuk itu,” paparnya.

Carrick berharap kekalahan ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi Manchester United agar tampil lebih efektif pada pertandingan berikutnya. Baginya, kemampuan mengendalikan permainan harus diikuti dengan penyelesaian akhir yang lebih baik jika tim ingin meraih hasil positif.