Navaswara.com — Timnas Indonesia membuka langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Hasil tersebut menjadi awal yang sangat positif bagi skuad Garuda dalam upaya mengejar gelar juara.
Meski skor akhir terlihat mencolok, pelatih John Herdman menilai pertandingan itu masih menyisakan sejumlah catatan penting yang harus segera diperbaiki.
Usai pertandingan, Herdman mengaku puas dengan keberhasilan anak asuhnya mengamankan tiga poin. Ia menilai Indonesia tampil agresif dan menunjukkan mentalitas menyerang sejak menit awal.
Menurutnya, para pemain tidak memberikan banyak ruang bagi Kamboja untuk mengembangkan permainan sehingga mampu menciptakan banyak peluang berbahaya. Ketajaman lini depan juga menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia mampu mencetak lima gol dalam laga pembuka tersebut.
“Saya bangga, saya percaya juga dengan tim ini. Kita punya banyak pemain yang hebat, pelatih hebat, jadi chemistry yang ada juga cukup bagus,” paparnya.
Namun, pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa kemenangan besar tidak membuatnya sepenuhnya puas. Herdman secara terbuka mengaku kecewa dengan beberapa momen ketika timnya kehilangan fokus.
“Kami kecewa karena seharusnya kami mau clean-sheet. Sayangnya kami gagal (clean-sheet), itulah yang membuat kecewa,” ucap John Herdman
Ia menilai para pemain sempat lengah setelah unggul sehingga memberikan kesempatan kepada Kamboja untuk mencetak gol. Menurutnya, situasi seperti itu tidak boleh kembali terulang.
Herdman juga menyoroti pentingnya menjaga konsentrasi selama 90 menit penuh. Baginya, tim yang ingin menjadi juara harus mampu mempertahankan intensitas permainan sejak awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Ia mengingatkan bahwa satu kesalahan kecil dapat mengubah jalannya pertandingan, terutama pada fase gugur ketika setiap peluang akan dimanfaatkan lawan semaksimal mungkin.
Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap semangat para pemain yang terus berusaha menambah gol hingga akhir pertandingan. Menurut Herdman, Indonesia menunjukkan karakter sebagai tim yang tidak cepat puas meskipun sudah unggul.
Mentalitas tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di Piala AFF 2026.
Ia pun meminta seluruh pemain tetap rendah hati dan tidak terlena oleh kemenangan besar. Evaluasi akan tetap dilakukan agar setiap kelemahan yang terlihat saat menghadapi Kamboja dapat diperbaiki sebelum pertandingan selanjutnya.

