Navaswara.com – Langit Jakarta tampak berlapis awan sejak pagi. Semilir angin yang lembap di kawasan selatan menandakan turunnya hujan ringan, sementara di pusat kota, awan kelabu menggantung tanpa menetes. Suasana itu menjadi penanda peralihan musim yang mulai terasa di ibu kota.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan pada Rabu, 5 November 2025. Berdasarkan data BMKG, Jakarta Selatan berpotensi diguyur hujan ringan, sementara wilayah lain seperti Jakarta Pusat, Barat, Utara, dan Timur diperkirakan berawan dengan suhu antara 26–30 derajat Celcius.
Khusus untuk wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, BMKG memperingatkan adanya potensi petir dengan suhu udara mencapai 27–29 derajat Celcius dan tingkat kelembapan mencapai 83 persen.
Kondisi cuaca yang berawan ini, menurut sejumlah warga, membawa suasana yang lebih sejuk dibanding pekan sebelumnya. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan para pelaku UMKM kuliner kaki lima yang banyak berjualan di area terbuka.
Cuaca berawan dan hujan ringan bisa berdampak pada kegiatan ekonomi harian, terutama sektor informal. Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dan tetap memperhatikan prakiraan harian.
Selain itu, BMKG menegaskan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi petir di wilayah perairan sekitar Kepulauan Seribu. Nelayan dan operator transportasi laut diimbau menunda keberangkatan bila terpantau adanya aktivitas awan konvektif.
Dengan suhu relatif stabil dan tingkat kelembapan tinggi, pola cuaca ini menjadi bagian dari fase peralihan menuju musim hujan, yang biasanya ditandai dengan frekuensi hujan lokal di sore hingga malam hari.
