Konsisten pada Keberlanjutan Nestlé Indonesia Raih Penghargaan MECA 2025

Navaswara.com — Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan dan masa depan bumi yang lebih hijau, Nestlé Indonesia kembali meneguhkan komitmennya pada keberlanjutan. Melalui inovasi sederhana namun berdampak besar penggunaan sedotan kertas pada seluruh lini produk ready-to-drink—perusahaan ini meraih penghargaan Marketeers Editor’s Choice (MECA) 2025 untuk kategori Green Initiative Program of The Year, Kamis (2/10).

Langkah ini menandai tonggak penting dalam perjalanan panjang Nestlé Indonesia menghadirkan solusi nyata untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pionir dalam inovasi kemasan ramah lingkungan di industri makanan dan minuman tanah air.

Penghargaan MECA 2025 yang diterima Nestlé Indonesia menjadi bentuk apresiasi atas upaya konsisten perusahaan mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam strategi bisnisnya. Pihak penyelenggara, Marketeers, menilai inovasi sedotan kertas bukan sekadar langkah simbolik, melainkan strategi korporasi jangka panjang untuk mendukung target net zero emission.

Sejak 2019, Nestlé Indonesia telah memulai transisi menuju kemasan yang lebih mudah didaur ulang, sejalan dengan target global Nestlé untuk menghadirkan 95% kemasan yang dapat digunakan kembali atau terurai. Berkat inovasi ini, perusahaan berhasil mengurangi sekitar 450 juta sedotan plastik dalam lima tahun terakhir sebuah capaian yang memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan.

“Nestlé Indonesia percaya bahwa keberlanjutan membutuhkan upaya kolektif, baik dari pelaku industri maupun masyarakat,” ujar Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs and Sustainability PT Nestlé Indonesia.

“Melalui penggunaan sedotan kertas, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi sederhana dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.”

Sufintri menambahkan bahwa penghargaan MECA 2025 menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan menghadirkan solusi berdampak bagi lingkungan, sekaligus mendorong semangat berinovasi demi manfaat bersama bagi masyarakat dan planet.

Selain MECA 2025, Nestlé Indonesia juga memperoleh berbagai rekognisi bergengsi lainnya. Dalam ajang Katadata Green Initiative Awards 2025, perusahaan diakui atas penggunaan boiler biomassa berbahan limbah sekam padi sebagai energi terbarukan. Inovasi ini tak hanya menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, tetapi juga memberdayakan petani lokal melalui kolaborasi berkelanjutan.

Nestlé Indonesia juga meraih dua penghargaan dari Endress+Hauser atas kontribusinya dalam edukasi dan pemberdayaan komunitas. Salah satunya melalui program Creating Awareness on The Importance of Waste Management from Early Stage yang mengedukasi sekolah dan masyarakat tentang pengelolaan sampah. Program ini bekerja sama dengan Kemendikdasmen dan mitra lokal, serta berhasil mengolah sampah plastik menjadi 5.000 bangku sekolah dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu, proyek Empowering Indonesian Coffee Farmers through Sustainable Practices di Lampung menjadi contoh keberhasilan Nestlé dalam membangun ekonomi hijau. Program ini mendukung lebih dari 2.000 petani kopi melalui pelatihan pertanian regeneratif dan penguatan wirausaha tani di bawah inisiatif NESCAFÉ Plan 2030.

Serangkaian penghargaan tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan bagi Nestlé Indonesia bukan sekadar citra korporasi, melainkan nilai dasar yang dihidupkan dalam setiap lini bisnis—mulai dari inovasi produk, efisiensi energi, pemberdayaan komunitas, hingga edukasi publik. Melalui semangat Creating Shared Value, Nestlé Indonesia berupaya memastikan bahwa setiap langkah bisnisnya memberi manfaat nyata bagi manusia, lingkungan, dan masa depan bangsa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *