Navaswara.com — Bagi para pecinta wisata alam yang ingin menyegarkan pikiran, Curug Lawe di Kabupaten Semarang bisa menjadi pilihan yang menarik. Dikenal juga dengan nama Curug Lawe Benowo Kalisidi atau CLBK, hal ini karena Curug Lawe juga berada satu kawasan dengan Curug Benowo.
Berada di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, destinasi ini menawarkan perpaduan sempurna antara air terjun, hutan nan hijau, udara sejuk, serta jalur trekking yang membuat petualangan terasa lebih seru.
Daya tarik utama Curug Lawe adalah air terjun setinggi sekitar 30 meter yang alirannya tampak seperti benang-benang putih ketika jatuh dari tebing. Di sana, kita dapat menikmati pemandangan air terjun sekaligus suara gemericik air dan suasana hutan yang masih sangat asri.
Air yang relatif jernih juga membuat kita bisa bermain air di sekitar aliran sungai di bawahnya. Bagi yang menyukai aktivitas outdoor, perjalanan menuju curug dapat menjadi pengalaman trekking yang menarik, karena jalurnya cukup menantang dan melewati jalan setapak, tangga berbatu, serta jembatan.
Meski perjalanannya cukup menguras energi, tapi sepanjang jalan mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan perkebunan cengkeh, pepohonan rindang, aliran sungai, hingga sejumlah spot foto.
Salah satu spot yang cukup dikenal di Curug Lawe adalah Jembatan Romantis, yakni sebuah jembatan kayu yang berada di atas jalur air dan jurang. Dari kawasan hutan, kita juga berkesempatan melihat flora dan fauna, termasuk lutung yang biasanya muncul pada pagi atau sore hari.
Untuk menunjang kenyamanan, kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi memiliki area parkir, toilet, musala, warung makan, serta pos atau area peristirahatan. Jika dibutuhkan, pengelola bahkan menyediakan jasa ranger atau porter untuk mendampingi selama perjalanan.
Jika ingin bertandang ke sana, waktu terbaiknya adalah pagi hari ketika udara masih sejuk dan sinar matahari belum terlalu terik. Sebaiknya pilih hari dengan cuaca cerah dan hindari musim hujan, karena jalur trekking dapat menjadi sangat licin.
Disarankan untuk datang lebih awal karena perjalanan menuju air terjun membutuhkan waktu dan kawasan wisata memiliki batas waktu masuk, yakni batas registrasi sekitar pukul 14.00 WIB.
