Solusi Air Minum Higienis dan Estetik, Coway Rilis Pemurni Air Ramping untuk Rumah Perkotaan

Navaswara.com — Pemenuhan kebutuhan atas air bersih dan aman konsumsi di kawasan perkotaan tengah menghadapi tantangan baru. Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai temuan mikroplastik pada sejumlah sumber air minum menegaskan bahwa kualitas air tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Temuan ini mendorong masyarakat urban untuk beralih pada sistem perlindungan air yang lebih komprehensif dari sekadar merebus air hingga mendidih.

Di sisi lain, masyarakat perkotaan juga dihadapkan pada tren hunian berkonsep minimalis dengan ruang yang terbatas. Kondisi ini menuntut kehadiran perangkat rumah tangga yang efisien secara spasial namun tetap memiliki performa maksimal dalam menjaga kesehatan penghuninya.

Merespons persilangan kebutuhan antara perlindungan kesehatan dan efisiensi ruang tersebut, PT Coway International Indonesia selaku perusahaan solusi kehidupan global memperkenalkan inovasi terbarunya, Coway Slim Stand seri CHP-5730R di Jakarta. Perangkat pemurni air ini didesain secara khusus untuk menjawab kekhawatiran keluarga modern terhadap kontaminan air, sekaligus mempertahankan estetika interior rumah.

Pendekatan penyaringan berlapis menjadi ujung tombak produk ini guna mengatasi masalah air perkotaan. Coway memadukan teknologi Reverse Osmosis (RO) dengan sistem Double UV Care. Filter RO bekerja secara presisi untuk memblokir partikel mikroskopis, logam berat, serta mengeliminasi virus berbahaya seperti Norovirus dan E. coli dengan tingkat efektivitas menembus angka 99,99 persen.

Sementara itu, untuk mencegah potensi kontaminasi ulang selama air ditampung, sistem Double UV Care akan menyala secara otomatis. Sistem ini bertugas mensterilkan bagian dalam tangki penyimpanan setiap 12 jam sekali dengan durasi penyinaran selama 4 jam berturut-turut, memastikan air tetap dalam kondisi higienis hingga mengalir ke gelas konsumen.

Vice President Director Coway Indonesia Jake Lee menyoroti perubahan pola pikir masyarakat yang kini semakin kritis terhadap apa yang mereka konsumsi setiap hari.

“Masyarakat saat ini semakin memahami pentingnya kualitas air minum untuk kesehatan keluarga. Namun air yang bersih saja tidak cukup, kualitasnya juga perlu tetap terjaga hingga saat dikonsumsi,” tutur Jake Lee.

Ia memaparkan bahwa penggabungan teknologi RO dan perlindungan UV ganda tersebut merupakan manifestasi komitmen Coway dalam menghadirkan proteksi berlapis. Desain minimalis yang membalut teknologi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi praktis bagi keluarga Indonesia yang mengidamkan hunian modern tanpa kompromi pada aspek kesehatan.

Secara fisik, pendekatan “Designed for Modern Living” direalisasikan lewat bodi perangkat yang memiliki lebar hanya 26 sentimeter. Proporsi ini memungkinkan unit ditempatkan secara leluasa di sudut-sudut ruangan tanpa memakan banyak tempat. Tersedia dalam dua pilihan warna elegan, yakni Porcelain White dan Pebble Gray, unit ini dirancang untuk melebur secara harmonis dengan ragam gaya desain interior.

Dari segi fungsionalitas harian, produk ini dilengkapi dengan panel sentuh digital dan keran berdesain tinggi yang memudahkan pengisian air ke dalam botol minum atau wadah memasak. Walaupun wujudnya kompak, tangki internalnya mampu menampung volume air hingga 12 liter. Kapasitas ini terdistribusi menjadi 3,5 liter air dingin, 3 liter air panas, dan 5,5 liter air bersuhu ruang untuk mendukung tingginya mobilitas harian penggunanya. Fitur tambahan seperti Child Lock untuk keamanan anak-anak dan Eco Mode untuk penghematan daya listrik turut disematkan guna menyempurnakan pengalaman pengguna.

Sebagai pionir global asal Korea Selatan yang telah berdiri sejak 1989, Coway memastikan standar keamanan produknya melalui perolehan Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Investasi pada kesehatan ini juga didukung oleh ekosistem layanan purnajual Heart Service, sebuah program perawatan dan penggantian filter rutin yang dieksekusi langsung oleh teknisi khusus bernama Coway Lady (CODY) untuk menjamin kualitas air tidak menurun seiring berjalannya waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *