Saat NTT Berduka, Bank Mandiri Bergerak Cepat Hadirkan Bantuan untuk Korban Gempa

Navaswara.com – Di tengah suasana duka pascagempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, kebutuhan warga di sejumlah titik terdampak terus menjadi perhatian. Tenda, selimut, makanan hingga air mineral menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang harus bertahan di tengah masa tanggap darurat.

Bank Mandiri merespons kondisi tersebut melalui program Mandiri Peduli Gempa NTT dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memastikan keberlangsungan layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah terdampak gempa magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).

Gempa yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan serta gangguan pada jaringan listrik dan telekomunikasi. Sebagian masyarakat juga harus mengungsi untuk menghindari risiko akibat kondisi pascagempa.

Regional CEO Region XI Bank Mandiri Alexander Jonathan Patty mengatakan, respons tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan sekaligus bagian dari sinergi dengan berbagai pihak dalam membantu masyarakat terdampak.

“Kami turut berduka dan prihatin atas apa yang dialami masyarakat. Melalui Mandiri Peduli, kami bersama relawan Bank Mandiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD agar distribusi bantuan dapat berlangsung cepat dan aman, sejalan dengan semangat gotong royong Mandiri untuk Negeri,” ujar Alexander dalam keterangan resminya, Minggu (16/8).

Bantuan Menjangkau Sejumlah Wilayah Terdampak

Bank Mandiri memberikan perhatian kepada sejumlah wilayah yang terdampak gempa, meliputi Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kabupaten Sikka di Maumere, Kabupaten Manggarai di Ruteng, Kabupaten Ende di Ende, Kabupaten Ngada di Bajawa, serta Kabupaten Flores Timur di Larantuka.

Bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan tersebut antara lain berupa tenda, matras dan selimut, serta kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, gula dan berbagai kebutuhan lainnya.

Relawan Bank Mandiri juga turut mendukung operasional posko pengungsian serta membantu memenuhi kebutuhan logistik petugas yang terlibat dalam penanganan bencana.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tidak hanya berhenti pada distribusi barang, tetapi juga dapat mendukung aktivitas masyarakat dan petugas di lokasi pengungsian selama proses tanggap darurat berlangsung.

Layanan Perbankan Tetap Dijaga

Di tengah respons kemanusiaan, Bank Mandiri juga terus memantau kondisi pegawai serta operasional kantor cabang di wilayah terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga agar layanan kepada nasabah tetap dapat berjalan dan diandalkan selama masa pemulihan.

Penanganan gempa NTT juga menjadi bagian dari sinergi lintas BUMN di bawah koordinasi Danantara. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya dan mempercepat respons, mulai dari distribusi bantuan hingga dukungan terhadap pemulihan infrastruktur vital.

Sinergi tersebut sekaligus memperkuat peran dunia usaha dan BUMN dalam membantu menjaga aktivitas ekonomi masyarakat di daerah terdampak bencana agar dapat kembali berjalan secara bertahap.

Alexander menegaskan, program Mandiri Peduli akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, dan kami akan terus mendampingi hingga kondisi berangsur pulih,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang terdampak bencana, bantuan pada masa darurat bukan sekadar kebutuhan logistik. Kehadiran relawan, layanan yang tetap berjalan dan dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting untuk menjaga harapan serta mempercepat pemulihan kehidupan warga.

Mari bersama menjaga semangat gotong royong. Dari kepedulian yang hadir hari ini, tumbuh kekuatan bagi masyarakat NTT untuk bangkit dan kembali menata kehidupan