Navaswara.com – Perjalanan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menuju kepemimpinan baru memasuki tahapan penting. Setelah melalui proses penjaringan dan penetapan bakal calon, empat figur yang akan bersaing dalam Pemilihan Rektor UPNVJ Periode 2026–2030 dijadwalkan memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka di hadapan Senat dan sivitas akademika pada Kamis, (30/7/2026).
Kegiatan yang akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, lantai 4 Kampus UPNVJ Pondok Labu, Jakarta Selatan, ini bukanlah sekadar agenda seremonial. Di sinilah arah pengembangan UPNVJ dalam empat tahun mendatang mulai tergambar melalui gagasan, strategi, dan komitmen yang disampaikan masing-masing bakal calon. Masyarakat juga dapat mengikuti jalannya pemaparan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UPN Veteran Jakarta di: https://youtube.com/live/9uLuQLMAkmE?feature=share .
Tahapan pemaparan visi, misi, dan program kerja menjadi salah satu momen paling krusial dalam rangkaian Pemilihan Rektor. Forum ini memberikan kesempatan kepada setiap bakal calon untuk menjelaskan bagaimana mereka memandang tantangan pendidikan tinggi sekaligus menawarkan solusi yang diyakini mampu membawa UPNVJ terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.
Bagi Senat UPNVJ, forum tersebut menjadi ruang untuk menilai kapasitas kepemimpinan, arah kebijakan, hingga prioritas program yang akan dijalankan para kandidat apabila dipercaya memimpin universitas. Sementara bagi sivitas akademika, pemaparan ini menjadi kesempatan mengenal lebih dekat visi setiap bakal calon dalam memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Sebelumnya, Panitia Pemilihan Rektor telah melaksanakan pengundian nomor urut bakal calon secara terbuka. Berdasarkan hasil pengundian, nomor urut pertama diperoleh Dr. Sakroni, S.ST., M.Pd. dari Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung. Nomor urut kedua ditempati Prof. Dr. Drs. Anter Venus, M.A., Comm., yang saat ini menjabat sebagai Rektor UPNVJ. Nomor urut ketiga adalah Prof. Dr. Drs. Abdul Halim, S.H., M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Sementara nomor urut keempat ditempati Prof. Dr. Memen Kustiawan, S.E., M.Si., M.H., Ak., CA., CPA. dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Keempat bakal calon diharapkan menghadirkan program yang tidak hanya visioner, tetapi juga realistis dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini. Penguatan mutu pembelajaran, peningkatan kualitas riset dan inovasi, perluasan jejaring kerja sama nasional maupun internasional, transformasi digital, peningkatan daya saing lulusan, pengembangan sarana dan prasarana, hingga penguatan identitas UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara menjadi sejumlah isu strategis yang diperkirakan akan mewarnai pemaparan para kandidat.
Di tengah perubahan yang berlangsung cepat dalam dunia pendidikan tinggi, kepemimpinan universitas dituntut mampu membaca arah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, strategi transformasi kelembagaan, tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta kemampuan membangun kolaborasi menjadi bagian penting yang akan dinilai dalam proses pemilihan rektor kali ini.
UPNVJ menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan seluruh tahapan Pemilihan Rektor Periode 2026–2030 secara profesional, objektif, terbuka, dan berlandaskan prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik. Melalui proses tersebut, universitas berharap dapat melahirkan pemimpin yang tidak hanya memiliki integritas dan kapasitas akademik, tetapi juga mampu membawa UPNVJ semakin adaptif menghadapi perubahan serta memperkuat kontribusinya bagi pembangunan bangsa.
Pemaparan visi, misi, dan program kerja empat bakal calon rektor menjadi ruang dialog tentang masa depan UPNVJ. Dari forum inilah berbagai gagasan akan diuji, arah transformasi universitas dipetakan, dan harapan sivitas akademika terhadap kepemimpinan baru mulai menemukan bentuknya. Siapa pun yang nantinya terpilih, estafet kepemimpinan tersebut diharapkan mampu melanjutkan langkah UPNVJ sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

