Selama ini, retinol menjadi salah satu kandungan skincare yang paling banyak diburu karena dikenal mampu membantu mengatasi jerawat, menyamarkan garis halus, hingga membuat kulit tampak lebih cerah. Tak heran, banyak orang ingin segera melihat hasilnya dan memilih memakai retinol setiap malam sejak hari pertama.
Padahal, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan bahan aktif ini. Hati-hati, bukan langsung glowing, pemakaian retinol setiap malam selama seminggu pertama justru berisiko bisa memicu reaksi yang membuat pemula panik. Berikut lima hal yang umumnya terjadi.
1. Tiga hari pertama, kulit belum banyak berubah
Jangan kecewa jika cermin belum menunjukkan perubahan berarti. Pada hari pertama hingga ketiga, retinol masih mulai bekerja di lapisan kulit sehingga hasilnya belum terlihat jelas.
Sebagian orang mungkin merasakan kulit sedikit lebih kering atau terasa lebih kencang. Reaksi ini masih tergolong wajar selama tidak disertai rasa perih berlebihan atau kemerahan yang mengganggu.
2. Memasuki hari keempat, kulit mulai beradaptasi
Sekitar hari keempat hingga ketujuh, retinol mulai mempercepat proses pergantian sel kulit. Kulit dapat terasa lebih halus karena sel kulit mati mulai terangkat.
Namun, fase ini juga menjadi masa ketika kulit sedang menyesuaikan diri. Karena itu, sebagian pengguna mulai mengalami kemerahan, rasa perih, kulit mengelupas, atau muncul jerawat yang dikenal sebagai purging.
3. Memakai retinol setiap malam belum tentu lebih baik
Banyak orang mengira semakin sering memakai retinol, hasilnya akan semakin cepat terlihat. Kenyataannya, kebiasaan ini justru berisiko membuat skin barrier melemah, terutama bagi pemula.
Kondisi yang disebut retinization merupakan fase adaptasi kulit terhadap retinol. Jika iritasi muncul cukup berat, frekuensi pemakaian sebaiknya dikurangi agar kulit memiliki waktu untuk pulih.
4. Hasil terbaik baru terlihat setelah beberapa minggu
Retinol bukan bahan aktif yang memberikan perubahan instan. Berbagai penelitian menunjukkan manfaatnya umumnya mulai terlihat setelah penggunaan rutin selama sekitar empat hingga dua belas minggu.
Dalam jangka panjang, retinol membantu merangsang produksi kolagen, menyamarkan garis halus, membantu memudarkan bekas jerawat dan hiperpigmentasi, sekaligus menjaga pori-pori tetap bersih sehingga risiko munculnya komedo maupun jerawat dapat berkurang.
5. Gunakan retinol secara bertahap agar kulit lebih nyaman
Jika baru pertama kali mencoba retinol, mulailah satu hingga dua kali seminggu pada malam hari. Setelah kulit terbiasa, frekuensi pemakaian dapat ditingkatkan secara perlahan.
Kamu juga bisa memakai metode sandwich, yaitu mengoleskan pelembap sebelum dan sesudah retinol untuk membantu mengurangi rasa kering. Jangan lupa menggunakan sunscreen setiap pagi karena retinol membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.
Retinol memang layak masuk ke dalam rutinitas skincare, tetapi hasil terbaik datang dari penggunaan yang konsisten dan sesuai kebutuhan kulit. Memberi waktu bagi kulit untuk beradaptasi jauh lebih penting daripada mengejar hasil dalam waktu singkat.

