Navaswara.com — Tersembunyi di tengah hijaunya Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Curug Surodipo menawarkan panorama air terjun dan suasana alam yang begitu sejuk.
Aliran airnya bergemuruh dari tebing setinggi 120 meter dan dikelilingi pepohonan nan rimbun, tebing, serta perkebunan. Sebelum dikenal dengan nama Curug Surodipo, air terjun ini lebih tenar sebagai Curug Trocoh.
Nama Surodipo sendiri dipercaya berkaitan dengan Ki Surodipo, pengikut Pangeran Diponegoro yang memiliki hubungan sejarah dengan wilayah tersebut.
Tak hanya memiliki lanskap air terjun yang begitu megah, kawasan ini juga menawarkan jalur tracking yang cukup menantang. Untuk mencapai air terjun, kita perlu berjalan kaki sekitar 400 meter dari area parkir.
Jalur yang harus ditempuh berupa tanah dan bebatuan dengan sejumlah tanjakan, serta tangga yang mengharuskan kita untuk berhati-hati. Sepanjang perjalanan, mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan perkebunan kopi dan tembakau.
Sesampainya di lokasi kita dapat duduk-duduk bersantai menikmati suasana, merendam kaki di aliran air, atau menjelajahi curug lain di sekitarnya. Jika ingin merasakan pengalaman berbeda, terdapat gardu pandang untuk menikmati panorama alam yang megah ini dari ketinggian.
Fasilitas yang tersedia pun terbilang cukup lengkap, yakni area parkir, gazebo untuk beristirahat, serta toilet umum. Disarankan untuk membawa air minum dan bekal secukupnya karena di lokasi tidak ada warung yang menyediakan makanan.
Selain itu, gunakan alas kaki antiselip agar tidak mudah tergelincir saat menempuh jalur tracking ke lokasi air terjun. Hindari juga mendekati aliran air ketika arus deras atau bebatuan licin. Periksa prakiraan cuaca sebelum berangkat dan jangan memaksakan diri melewati jalur berbahaya.

