Navaswara.com — myBCA Jakarta Running Festival (JRF) 2026 kembali digelar pada 22–25 Oktober 2026 dengan skala yang lebih besar. Ajang tahunan ini mencatatkan sejarah baru bagi dunia lari nasional setelah myBCA Jakarta Half Marathon resmi menyabet predikat World Athletics Gold Label, pencapaian pertama yang diraih oleh ajang road race di Indonesia.
Penyelenggaraan JRF 2026 juga membawa angin segar bagi warga ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bahwa seluruh moda transportasi publik daerah akan digratiskan selama race weekend.
“Jakarta sebagai episentrum event dan sport tourism, tentunya menyambut baik dan gembira sekali acara Jakarta Running Festival 2026. Kami bersyukur sekali acara ini tetap diadakan di Jakarta. Oleh karena itu, kami memberikan totalitas support, mulai dari persiapan tempat dan rute untuk lari, kemudian berbagai hal lainnya. Dalam kesempatan ini, saya juga mengumumkan bahwa transportasi yang dikelola Jakarta akan menjadi nol rupiah pada saat itu. Ini pertama kalinya MRT, TransJakarta, TransJabodetabek, dan LRT akan gratis selama pelaksanaan JRF,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.
Magnet 37 Ribu Pelari dari 48 Negara
Tahun ini, JRF 2026 menargetkan partisipasi lebih dari 37.000 pelari dari 48 negara, termasuk lebih dari 1.000 pelari internasional dan 500 komunitas lari. Menariknya, jumlah partisipan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura melonjak dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya jumlah peserta lokal dan mancanegara, sisi kompetisi juga diperketat dengan hadirnya international elite field, mencakup peraih medali Olimpiade, juara dunia, hingga peraih podium World Marathon Major.
Untuk menunjang performa para pelari, panitia menghadirkan inovasi lintasan berupa Blue Line, yakni Blue Line, yang membantu pelari mengikuti jalur terpendek sepanjang rute lomba., di samping menyempurnakan aspek operasional race.
Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi peningkatan standar ini sebagai sarana pembinaan atlet nasional. “Berdasarkan evaluasi tahun lalu, JRF tahun ini jauh lebih kuat. Ajang ini menjadi bagian penting dari ekosistem pengembangan atlet nasional agar mereka mendapat competitive exposure berkelas dunia tanpa harus selalu berlomba di luar negeri,” tegasnya.
Pesta Lari dan Pesta Warga Jakarta
JRF 2026 menghadirkan empat kategori utama, yaitu Hydroplus Marathon (berlabel World Athletics Road Race), myBCA Jakarta Half Marathon, Le Minerale 10K, dan Samsung Galaxy 5K.
Di luar lintasan balap, gelaran JRF Expo di Balai Kartini atau di lokasi acara akan melibatkan lebih dari 130 brand olahraga dan gaya hidup lokal maupun internasional. Expo ini terbuka untuk masyarakat umum, bukan hanya bagi peserta yang mengambil race kit.
Direktur Utama PT KLAB Dickie Widjaja menegaskan, JRF dibangun di atas tiga pilar utama, yakni pengalaman lomba (race experience), festival kota, dan keterhubungan komunitas regional.
“Kalau lomba larinya adalah pesta untuk para pelari, JRF Expo ini adalah pesta untuk seluruh warga Jakarta,” kata Dickie.
Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha ini diharapkan memberi dampak ekonomi positif yang meluas ke sektor perhotelan, transportasi, UMKM, hingga kuliner di Jakarta.
