Navaswara.com — Sebuah perjalanan panjang di dunia pendidikan tinggi tidak berhenti ketika toga dikenakan dan ijazah diterima. Justru, momen kelulusan menjadi awal perjalanan baru bagi para generasi muda untuk membawa ilmu, karakter, dan nilai pengabdian ke tengah masyarakat.
Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam Wisuda Ke-77 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Sebanyak 1.944 lulusan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, dan Profesi resmi memasuki fase baru sebagai insan profesional yang diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa.

Mengusung semangat “Menjadi Lulusan yang Kompeten, Berkarakter Bela Negara, dan Berdampak bagi Bangsa”, UPNVJ menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari bagaimana ilmu yang diperoleh mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm. menyampaikan bahwa lulusan di era perubahan teknologi yang sangat cepat harus memiliki kedaulatan atas pengetahuan. Perkembangan kecerdasan artifisial (AI), transformasi digital, serta perubahan dunia kerja menuntut generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu berpikir kritis, melakukan verifikasi informasi, menciptakan pengetahuan, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan individu yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Kompetensi harus berjalan bersama karakter. Ilmu yang dimiliki harus mampu diterjemahkan menjadi karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” menjadi pesan penting yang mengiringi langkah para lulusan UPNVJ.
Pesan serupa disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Dr. Suminto, S.Sos., M.Sc., Ph.D. yang hadir dalam rangkaian Wisuda Ke-77 UPNVJ.
Suminto mengingatkan para lulusan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan untuk terus mengembangkan kemampuan menghadapi dunia yang semakin kompleks.

Ia menekankan tiga bekal utama yang perlu dimiliki generasi muda, yakni kompetensi, karakter, dan dampak. Kompetensi menjadi fondasi agar lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sementara karakter menjadi pedoman agar ilmu dan teknologi digunakan secara bertanggung jawab.
Dalam konteks UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara, karakter memiliki makna penting. Penguasaan ilmu perlu disertai integritas, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, keberhasilan seorang lulusan bukan hanya tentang posisi pekerjaan atau pencapaian pribadi, tetapi juga sejauh mana ilmu yang dimiliki mampu menghadirkan perubahan dan solusi bagi masyarakat.
Tidak hanya melepas lulusan, UPNVJ juga memperkuat hubungan berkelanjutan antara kampus dan alumni melalui prosesi serah terima simbolis alumni baru kepada Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UPNVJ.
Rektor UPNVJ Prof. Anter Venus menyerahkan para lulusan kepada Ketua Umum IKA UPNVJ Sayed Junaidi Rizaldi, M.IP. sebagai simbol bahwa hubungan antara universitas dan mahasiswa tidak berakhir setelah wisuda.
Melalui jejaring alumni, para lulusan diharapkan tetap memiliki ruang untuk berkembang, memperluas koneksi profesional, bertukar pengalaman, membuka peluang karier, hingga berkolaborasi dalam berbagai bidang.
Di tengah dunia kerja yang semakin dinamis, kemampuan membangun jejaring, berkomunikasi, berkolaborasi, serta membaca peluang menjadi modal penting bagi generasi muda.

IKA UPNVJ diarahkan menjadi ruang yang mempertemukan alumni lintas generasi agar pengalaman dan kapasitas profesional yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi lulusan baru maupun perkembangan almamater.
Nuansa Wisuda Ke-77 UPNVJ juga tidak hanya menghadirkan suasana akademik, tetapi turut memperlihatkan kekayaan kreativitas mahasiswa melalui penampilan budaya.
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Veteran Jakarta (STVJ) memberikan sentuhan budaya melalui pertunjukan Tari Kreasi Nusantara di tengah prosesi wisuda.
Gerakan tari yang berpadu dengan musik bernuansa Nusantara menghadirkan warna berbeda bagi para wisudawan, keluarga, dan tamu undangan. Kehadiran STVJ menjadi bukti bahwa kehidupan kampus tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kerja sama, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
STVJ sendiri merupakan salah satu UKM bidang seni yang aktif mengembangkan kreativitas mahasiswa. Kiprahnya juga terlihat melalui berbagai kompetisi seni, termasuk ketika membawakan Tari Ngahuma yang mengangkat kehidupan agraris masyarakat Baduy dalam ajang Crowd 8.0 National Competition di Universitas Negeri Jakarta.
Selain penguatan karakter dan kompetensi umum, UPNVJ juga terus mendorong kualitas lulusan melalui berbagai bidang keilmuan, termasuk kesehatan.
Dalam bidang kedokteran dan kesehatan, UPNVJ menekankan pentingnya pendekatan pendidikan yang menghubungkan mahasiswa, dosen, rumah sakit pendidikan, penelitian, teknologi, jejaring, dan masyarakat.
Lulusan bidang kesehatan tidak hanya diharapkan memiliki kemampuan profesional, tetapi juga membawa nilai integritas dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui Wisuda Ke-77, UPNVJ kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan berprestasi, tetapi juga membangun manusia yang memiliki karakter, kepedulian, dan semangat kontribusi.
Sebab pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, melainkan tentang bagaimana ilmu yang dimiliki mampu menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar.
Para lulusan baru UPNVJ kini memasuki babak baru. Dengan bekal kompetensi, karakter Bela Negara, jejaring alumni, serta semangat memberikan dampak, mereka diharapkan mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan bangsa dan menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.
