Festival Mendongeng Suara Nusantara Ajak Masyarakat Hidupkan Cerita Rakyat Jawa Barat Lewat Dongeng

Navaswara.com – Tradisi mendongeng menjadi salah satu cara mewariskan nilai budaya kepada generasi muda. Untuk menghidupkan kembali semangat tersebut, Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir sebagai ajang yang mempertemukan para pendongeng dari berbagai kalangan untuk mengangkat legenda-legenda khas Jawa Barat.

Festival bertema “Menghidupkan Legenda Jawa Barat, Menginspirasi Masa Depan” ini terbuka gratis bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum di Jawa Barat. Kegiatan diselenggarakan oleh PT Navaswara Buana Kencana bersama Navaswara Media Nusantara, serta mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Bupati Kabupaten Bogor Rudy Susmanto beserta Pemerintah Kabupaten Bogor.

Festival Suara Nusantara lahir dari kegelisahan melihat semakin banyak anak menghabiskan waktu dengan gawai, sementara kemampuan berbicara di depan umum dan kebiasaan membaca mulai berkurang. Berangkat dari kondisi tersebut, Cahaya Manthovani menggagas sekaligus menjadi Ketua Pelaksana Suara Nusantara di bawah naungan PT Navaswara Bhuwana Kencana. Festival bercerita ini mengajak peserta mengenal kembali legenda serta cerita rakyat Indonesia, sekaligus melatih keberanian menyampaikan cerita di hadapan publik.

“Kami ingin Suara Nusantara menjadi ruang yang membuat anak-anak kembali akrab dengan cerita rakyat Indonesia. Saat mereka membaca, memahami, lalu menceritakannya kembali, yang tumbuh bukan hanya pengetahuan tentang budaya, tetapi juga rasa percaya diri untuk berbicara di depan banyak orang. Kami berharap gerakan ini dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk mengurangi ketergantungan pada gawai sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Memasuki penyelenggaraan ketiga, Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara terus memperluas jangkauannya. Setelah sukses digelar di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten, tahun ini festival hadir di Jawa Barat dengan dukungan Bupati Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Babak semifinal hingga final dijadwalkan berlangsung di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor.

Babak semifinal dan final akan digelar di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh kesempatan tampil di hadapan masyarakat dalam panggung yang representatif.

Festival ini mengajak peserta mengemas cerita rakyat menjadi pertunjukan yang menarik melalui kemampuan bertutur, ekspresi, penguasaan panggung, serta kreativitas. Harapannya, legenda-legenda dari berbagai daerah di Jawa Barat dapat kembali dikenal sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.

Berbeda dengan kompetisi mendongeng pada umumnya, peserta tidak bebas menentukan materi cerita. Panitia telah menyiapkan 15 judul cerita rakyat Jawa Barat yang dapat dipilih sebagai bahan penampilan. Daftar cerita tersebut tercantum dalam materi publikasi festival, sehingga seluruh peserta memiliki acuan yang sama dan dapat mengeksplorasi kreativitas dalam penyampaian kisah.

Proses penilaian akan dilakukan oleh Ayo Dongeng Indonesia, komunitas pegiat dongeng yang sejak penyelenggaraan pertama secara konsisten dipercaya menjadi dewan juri. Penilaian meliputi kemampuan bertutur, penghayatan karakter, kreativitas penyajian, penguasaan panggung, serta kesesuaian dengan cerita yang dipilih.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pendaftaran dan pengunggahan video pada 15 Juni hingga 10 Agustus 2026. Seluruh karya yang masuk akan mengikuti tahap penyisihan pada 6-13 Agustus 2026, kemudian pengumuman semifinalis dijadwalkan pada 15 Agustus 2026.

Peserta yang lolos akan tampil pada babak semifinal tanggal 22 Agustus 2026, sementara babak final berlangsung sehari setelahnya, yakni 23 Agustus 2026, di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor.

Panitia menyiapkan sejumlah penghargaan bagi para pemenang. Juara pertama akan memperoleh trofi, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. Juara kedua mendapatkan trofi, sertifikat, dan uang pembinaan Rp3 juta, sedangkan juara ketiga memperoleh trofi, sertifikat, serta uang pembinaan Rp2 juta.

Selain tiga juara utama, tersedia penghargaan Kostum Terbaik dan Juara Favorit yang masing-masing berhak menerima trofi, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp1 juta. Panitia juga memberikan penghargaan Juara Harapan berupa sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp500 ribu.

Melalui festival ini, penyelenggara berharap tradisi mendongeng tidak hanya dipandang sebagai hiburan, melainkan juga menjadi media untuk memperkenalkan sejarah, kearifan lokal, serta nilai-nilai kehidupan kepada generasi muda. Kehadiran dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor diharapkan semakin memperluas jangkauan gerakan pelestarian cerita rakyat di Jawa Barat.

Pendaftaran Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara dapat dilakukan melalui https://bit.ly/regisSN atau memindai kode QR yang tersedia pada materi publikasi. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia resmi Suara Nusantara di nomor 0821-2128-6379.