Navaswara.com — Setelah seharian beraktivitas, membersihkan makeup dan sunscreen menjadi langkah yang tidak boleh dilewatkan. Namun, ketika waktu terbatas atau sedang bepergian, proses cleansing yang membutuhkan beberapa perlengkapan bisa terasa kurang praktis.
Kebutuhan cleansing pun hadir dalam berbagai situasi, mulai dari setelah olahraga, sebelum tidur, saat bepergian, hingga sebelum wudhu. Ketika aktivitas begitu padat, membawa beberapa produk sekaligus untuk membersihkan wajah tentu bukan pilihan yang selalu nyaman.
Pengalaman tersebut dirasakan Aaliyah Massaid yang kini menjalani keseharian sebagai ibu baru, sekaligus tetap aktif syuting dan berolahraga. Ia ingin tetap merawat kulit, tetapi membutuhkan cara yang lebih fleksibel mengikuti aktivitasnya.
“Setelah menjadi ibu baru yang memiliki aktivitas banyak termasuk syuting dan juga olahraga, aku ingin tetap punya waktu untuk merawat diri, tapi caranya perlu lebih fleksibel,” ungkap Aaliyah Massaid.
Saat bepergian, kebutuhan tersebut terasa semakin nyata. Aaliyah ingin bisa membersihkan riasan tanpa harus membawa banyak perlengkapan, terutama ketika berpindah dari satu agenda ke agenda lainnya atau segera ingin berinteraksi dengan sang putra.
Melihat kebutuhan tersebut, Wardah menghadirkan Wardah Low pH Micellar Pad Japanese Mugwort + Upcycled Lavender, cleansing pad siap pakai yang memadukan micellar water dengan formula low pH 5.5. Formatnya dirancang untuk membantu membersihkan wajah secara praktis tanpa perlu membawa beberapa perlengkapan cleansing secara terpisah.
“Kalau sedang bepergian, aku ingin bisa membersihkan makeup tanpa menyiapkan banyak perlengkapan. Wardah Low pH Micellar Pad membantu karena micellar water dan pad-nya sudah jadi satu, jadi tinggal ambil dan pakai,” lanjutnya.

Tetap Gentle untuk Kulit
Menurut dr. Hafiza Fikri, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, cleansing perlu memperhatikan mechanical friction dan kondisi skin barrier, terlebih karena langkah tersebut dilakukan secara rutin.
Format praktis memang membantu, tetapi proses cleansing tetap perlu memperhatikan kondisi kulit. Membersihkan wajah pun tidak perlu dilakukan dengan tekanan kuat atau mengejar sensasi kulit yang terasa kesat. Sensasi wajah yang terasa sangat kesat atau tertarik setelah dibersihkan juga tidak selalu menandakan kotoran sudah terangkat dengan lebih baik.
“Cleansing yang baik adalah ketika makeup, sunscreen, sebum, dan kotoran dapat terangkat secara efektif tanpa membutuhkan gesekan berlebihan dan tanpa membuat kulit terasa tidak nyaman setelahnya. Karena itu, efektivitas dan kelembutan seharusnya berjalan beriringan,” jelas dr. Hafiza dalam talkshow “How a Practical Cleansing Ritual Can Become a Long-Term Investment in Your Skin“, bagian dari rangkaian Wardah Skin Longevity Clinic di ASHTA District 8, Jakarta.
Kebiasaan cleansing yang tepat juga menjadi fondasi sebelum berbagai produk skincare digunakan. Kulit yang tidak dibersihkan dengan baik dapat membuat rangkaian perawatan setelahnya bekerja kurang optimal.
“Kesehatan kulit jangka panjang itu bukan soal perawatan instan, tapi dari small habit sehari-hari seperti membersihkan wajah secara tepat. Sebagus dan semahal apa pun skincare yang dipakai, tidak akan ada artinya kalau tahap paling mendasarnya, yaitu cleansing masih asal-asalan,” lanjut dr. Hafiza.

Satu Pad Lengkap
Brand Representative Wardah, Mila Sri Hardiati, menjelaskan bahwa format micellar pad berukuran besar tersebut dikembangkan dengan melihat mobilitas masyarakat yang tinggi. Kebutuhan untuk membersihkan wajah dapat muncul kapan saja, termasuk ketika seseorang masih menjalani perjalanan pulang, bekerja hingga sore, atau melanjutkan aktivitas setelah jam kantor.
“Sebenarnya kita mengangkat ini berawal dari fakta bahwa di Indonesia mobilitasnya tinggi sekali. Saat pulang kerja ingin membersihkan makeup di mobil, atau orang-orang ke kantor, commuting, bahkan orang kerja 9 to 5 malamnya masih sempat olahraga. Kita butuh cleansing yang on the go dan tidak ribet,” jelas Mila.
Menurut Mila, penggunaan pembersih konvensional juga dapat membuat pengguna perlu membawa botol produk sekaligus beberapa lembar kapas. Melalui ukuran 8 x 8 cm dan desain dual-sided, Wardah ingin menghadirkan pilihan yang lebih ringkas untuk membersihkan wajah.
“Ukuran 8 x 8 cm dibuat agar satu pad saja cukup untuk membersihkan satu muka. Pada pad ini ada dual-sided, di mana sisi emboss ditujukan untuk makeup yang cukup heavy dan waterproof, sedangkan sisi yang halus atau soft side untuk makeup daily atau membersihkan sunscreen agar pori-pori tidak tersumbat. Sisi lembut ini juga cocok untuk kulit sensitif,” tambahnya.
Wardah Low pH Micellar Pad Japanese Mugwort + Upcycled Lavender memadukan micellar water dengan formula low pH 5.5 dalam bentuk pad siap pakai. Pad telah dibasahi micellar water sehingga dapat langsung digunakan tanpa perlu menyiapkan cairan pembersih secara terpisah.
Materialnya menggunakan 100 persen viscose biodegradable dengan tekstur ultra-soft dan smooth untuk membantu memberikan pengalaman cleansing yang nyaman.

Formula Low pH
Dari sisi formula, Mila menjelaskan bahwa produk ini menggunakan tingkat keasaman low pH 5.5 yang mendekati rentang pH alami kulit. Formula tersebut dirancang untuk membantu menjaga skin barrier selama proses cleansing.
“Kami juga menggunakan low pH 5.5 yang mendekati pH alami kulit. Jadi, kami ingin ketika kulit dibersihkan, skin barrier-nya tetap terjaga dan kulit tetap terasa nyaman,” ujar Mila.
Formula tersebut dipadukan dengan dua bahan utama, yaitu Japanese Mugwort dan Upcycled Lavender. Japanese Mugwort memiliki kandungan antioksidan yang membantu menjaga kondisi skin barrier serta menenangkan kemerahan, sedangkan Upcycled Lavender membantu melindungi kulit dari paparan debu dan polusi.
Selain dua bahan tersebut, produk ini juga mengandung Centella Asiatica dan Allantoin. Centella Asiatica membantu menenangkan kemerahan dan iritasi, sementara Allantoin membantu memberikan hidrasi dan menjaga kulit tetap nyaman setelah cleansing.
Formula tersebut juga alcohol-free, fragrance-free, non-comedogenic, dan non-acnegenic. Produk dirancang tidak meninggalkan rasa berminyak dan tidak membutuhkan proses bilas setelah digunakan.
“Kami ingin Wardah Low pH Micellar Pad bisa mengikuti berbagai aktivitas konsumen, termasuk saat perlu membersihkan makeup sebelum wudhu, setelah olahraga, melakukan touch-up, maupun ketika bepergian. Dengan format yang praktis dan sudah mengandung micellar water, proses cleansing bisa terasa lebih gentle ringkas tanpa mengabaikan kenyamanan kulit,” ujar Mila Sri Hardiati.
Kepraktisan produk juga diperkenalkan melalui Clean Swipe Challenge dalam rangkaian acara tersebut. Audiens yang telah mendapatkan olesan eyeliner di tangan saat registrasi diajak membersihkannya menggunakan Wardah Low pH Micellar Pad.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa proses cleansing yang lebih praktis dapat membantu rutinitas membersihkan wajah tetap dilakukan. Dengan format yang ringkas dan gentle, langkah perawatan ini pun lebih mudah mengikuti aktivitas sehari-hari, termasuk ketika waktu untuk merawat kulit cukup terbatas.
