Navaswara.com — Nasi goreng kerap dianggap sebagai menu darurat dari sisa nasi semalam. Padahal, hidangan yang satu ini menyimpan cerita jauh lebih panjang. Penelitian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada mencatat sedikitnya ada 104 jenis nasi goreng di Indonesia. Sebanyak 36 di antaranya memiliki asal-usul yang dapat ditelusuri, sedangkan sisanya berkembang dari kreativitas dapur rumah tangga di berbagai daerah.
Di balik kesan sederhana tersebut, setiap daerah menghadirkan racikan yang berbeda. Ada yang mengandalkan ikan asap, rempah segar, kuah hangat, hingga saus tomat khas daerah. Perbedaan itulah yang membuat setiap suapan menghadirkan karakter rasa yang sulit ditemukan di tempat lain. Berikut beberapa nasi goreng khas Indonesia yang layak masuk daftar kuliner untuk dicoba.
1. Nasi Goreng Merah Makassar
Warna merah yang mencolok berasal dari saus tomat khas Makassar, bukan pewarna makanan. Rasanya gurih dengan sentuhan asam manis yang ringan, kemudian diperkaya udang, cumi, atau ikan sesuai selera. Sajian ini biasanya ditemani sambal kuning dan perasan jeruk nipis yang memberi sensasi segar. Tak heran jika nasi goreng merah menjadi menu favorit di banyak warung yang buka hingga larut malam.
2. Nasi Goreng Cakalang Manado
Manado menghadirkan nasi goreng bercita rasa pedas melalui cakalang fufu atau ikan cakalang asap. Daun jeruk, serai, dan kemangi menghadirkan aroma harum yang khas, sementara cabai rawit memperkuat rasa gurih ikan asap. Kombinasi tersebut menghasilkan hidangan yang kaya rasa sekaligus menjadi salah satu kuliner yang banyak dicari saat berkunjung ke Sulawesi Utara.
3. Nasi Goreng Babat Gongso Semarang
Babat sapi rebus dimasak bersama kecap manis hingga menghasilkan warna cokelat pekat dan rasa gurih manis yang khas. Banyak penjual masih menggunakan wajan besi besar sehingga muncul aroma bakaran yang menggugah selera. Dahulu, penjual keliling menandai kedatangannya dengan memukul wajan besi, tradisi yang masih dikenang oleh masyarakat Semarang hingga sekarang.
4. Nasi Goreng Selais Riau
Varian ini memakai ikan selais asap, ikan air tawar yang menjadi salah satu bahan pangan khas Riau. Proses pengasapan membuat rasa gurih ikan semakin kuat, lalu dipadukan cabai merah giling dan racikan bumbu Melayu yang menghadirkan sensasi hangat. Karakter rasanya terasa ringan, tetapi tetap meninggalkan cita rasa yang kaya pada setiap suapan.
5. Nasi Goreng Kuah Kediri
Berbeda dari kebanyakan nasi goreng, hidangan ini disajikan bersama kuah kaldu panas yang berada di dasar piring. Perpaduan nasi goreng yang gurih dan kuah hangat menciptakan tekstur unik saat disantap. Menu ini mulai dikenal luas melalui salah satu warung di Kediri, kemudian berkembang menjadi kuliner yang menarik perhatian banyak pencinta makanan tradisional.
6. Nasi Goreng Kunyit Sunda
Nasi goreng ini memperoleh warna kuning alami dari kunyit, kemudian diperkaya kencur atau cikur yang menghadirkan aroma rempah khas. Rasanya gurih dengan sentuhan hangat yang lembut sehingga cocok disantap pada pagi hari. Kerupuk, mentimun, dan lalapan segar biasanya menjadi pelengkap yang membuat cita rasanya semakin seimbang.
Enam nasi goreng tersebut hanya sebagian kecil dari ratusan variasi yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Masih ada nasi goreng hitam bertinta cumi, nasi goreng bumbu Bali yang kaya rempah, nasi goreng mawut hingga nasi goreng gila khas Jakarta dengan aneka isian. Kekayaan ini menunjukkan bahwa satu hidangan yang tampak sederhana dapat berkembang menjadi identitas kuliner yang berbeda di setiap daerah, sekaligus memperlihatkan betapa beragamnya cita rasa masakan Indonesia.

