Navaswara.com — Bandung tidak hanya menawarkan wisata kuliner dan deretan bangunan bersejarah, tapi juga ruang kreatif yang menghadirkan beragam karya seni menarik.
Salah satunya adalah pameran bertajuk “Mencerap Tatap” di GREY Art Gallery yang menampilkan eksplorasi seni dari generasi muda melalui lukisan, fotografi, video performance, hingga instalasi.
Digelar pada 1-31 Oktober 2026, pameran ini menghadirkan karya dari 23 seniman muda yang merupakan mahasiswa dan alumni seni rupa dari enam perguruan tinggi, di antaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Telkom University, dan Institut Seni Budaya Indonesia.
Menariknya, sejumlah karya yang dipamerkan berawal dari tugas perkuliahan dan tugas akhir. Melalui pameran ini, eksplorasi yang sebelumnya berkembang di lingkungan akademis diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Menginjakkan kaki ke ruang pameran, kita pun dapat melihat bagaimana gagasan dan pengalaman personal diterjemahkan menjadi sebuah karya seni dengan beragam pendekatan.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah “Herkomst” karya Adlan Muzakki. Lukisan cat minyak tersebut menampilkan foto keluarga dari era kolonial dengan efek bercak dan buram yang menghadirkan refleksi tentang sejarah.
Ada pula karya berjudul “Joy is an Act of Resistance” milik Elfira Ayu Puspaningrum yang menggambarkan keceriaan warga Gaza di tenda pengungsian melalui teknik cyanotype di atas kain mori.
Beragam tema tersebut menunjukkan bahwa seni tidak sekadar menawarkan keindahan visual, tapi juga menjadi medium untuk menyampaikan kritik sosial dan mengajak kita melihat persoalan dari perspektif berbeda.

