Navaswara.com — Memiliki banyak pakaian tidak selalu membuat pilihan busana menjadi lebih mudah. Justru, lemari yang penuh terkadang membuat pria membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan pakaian yang akan dikenakan.
Konsep capsule wardrobe bisa menjadi salah satu cara untuk menyederhanakan pilihan. Gagasannya adalah memiliki sejumlah pakaian dasar yang mudah dipadukan, sehingga satu item dapat digunakan untuk beberapa gaya dan kesempatan.
Untuk memulainya, tidak perlu langsung membeli banyak pakaian baru. Beberapa item dengan warna netral dan model klasik sudah cukup untuk membangun koleksi pakaian yang fleksibel.
1. Dua kaus basic
Kaus putih dan hitam menjadi dua pilihan yang mudah masuk ke berbagai kombinasi. Keduanya dapat dikenakan bersama celana untuk tampilan kasual yang rapi atau dipadukan dengan jeans untuk gaya yang lebih santai.
Pilih kaus dengan potongan yang nyaman dan tidak terlalu banyak detail. Warna netral juga membuatnya lebih mudah digunakan bersama outerwear seperti jaket hitam atau blazer.
2. Polo warna navy
Polo shirt dapat menjadi pilihan ketika kaus terasa terlalu santai, tetapi kemeja masih terasa terlalu formal. Warna navy juga relatif mudah dipadukan dengan celana beige, hitam, navy, maupun jeans.
Untuk tampilan kasual yang lebih rapi, polo dapat dikenakan bersama chino dan sepatu sneakers putih. Sementara itu, kombinasi dengan celana gelap dan sepatu hitam bisa digunakan untuk kesempatan semi-formal.
3. Dua kemeja
Kemeja putih dan navy merupakan dua pilihan yang cukup fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Keduanya dapat digunakan sendiri atau menjadi lapisan di atas kaus basic.
Kemeja putih cocok untuk tampilan yang lebih bersih dan formal. Kemeja navy dapat memberikan kesan sedikit lebih santai, terutama ketika dipadukan dengan jeans dan sneakers.

4. Tiga bawahan
Capsule wardrobe pria dapat dilengkapi dengan tiga jenis bawahan, yaitu chino beige, chino navy, dan jeans biru.
Ketiganya menawarkan karakter yang berbeda. Chino beige memberikan kesan lebih terang dan santai, chino navy cocok untuk tampilan rapi, sedangkan jeans dapat menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari.
Dengan tiga bawahan tersebut, kombinasi dari kaus, polo, kemeja, maupun outerwear bisa dibuat tanpa terlihat monoton.
5. Sweater abu-abu
Sweater abu-abu dapat menjadi lapisan tambahan ketika cuaca lebih sejuk. Warna ini juga relatif mudah dipadukan dengan berbagai warna bawahan.
Sweater dapat dikenakan bersama kaus putih dan jeans untuk gaya kasual. Untuk tampilan yang lebih rapi, padukan dengan kemeja putih dan chino navy.
6. Jaket hitam
Jaket hitam memberikan pilihan outerwear dengan karakter lebih kasual. Model bomber atau jaket berpotongan sederhana dapat digunakan bersama hampir seluruh item dalam capsule wardrobe.
Padukan dengan kaus putih, jeans, dan sneakers untuk tampilan santai. Jaket juga bisa dikenakan bersama polo dan celana chino ketika ingin tampil lebih rapi.
7. Blazer ivory
Satu blazer berwarna ivory atau beige dapat mengubah tampilan kasual menjadi lebih polished. Warna terang juga memberikan alternatif dari blazer hitam atau navy yang lebih konvensional.
Blazer dapat dipadukan dengan kaus hitam, celana navy, dan sepatu hitam untuk tampilan semi-formal. Sementara itu, kombinasi dengan kaus putih dan jeans bisa memberikan kesan lebih santai.
8. Dua pasang sepatu
Capsule wardrobe tidak perlu memiliki banyak sepatu. Dua pilihan dasar, yaitu sneakers putih dan sepatu kasual hitam, sudah dapat digunakan untuk berbagai kombinasi.
Sneakers putih cocok untuk gaya sehari-hari dengan kaus, polo, jeans, maupun chino. Sepatu hitam dapat digunakan ketika tampilan membutuhkan kesan yang sedikit lebih rapi.
Kunci capsule wardrobe ada pada kombinasi
Jumlah pakaian bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan ketika membangun capsule wardrobe. Pemilihan warna juga berperan penting agar setiap item dapat digunakan bersama.
Warna putih, hitam, abu-abu, navy, beige, dan ivory menjadi palet yang relatif mudah dipadukan. Dari koleksi tersebut, pria dapat membuat berbagai kombinasi untuk bekerja, bepergian, bertemu teman, maupun menghadiri acara santai.
Konsep capsule wardrobe juga tidak berarti semua pria harus memiliki pakaian yang sama. Item dapat disesuaikan dengan pekerjaan, aktivitas, cuaca, serta gaya personal masing-masing.
Tujuannya adalah membangun lemari yang isinya terasa berguna. Ketika sebagian besar pakaian dapat dipadukan satu sama lain, memilih outfit pun menjadi lebih sederhana tanpa harus memenuhi lemari dengan terlalu banyak pilihan.

