Pameran Seni “Yogya Annual Art #11: DIRECTION”, Menafsir Arah dan Perjalanan

Navaswara.com — Yogyakarta kembali menghadirkan perhelatan seni rupa yang menampilkan karya-karya menarik dan sayang untuk dilewatkan. Bertajuk “Yogya Annual Art #11: DIRECTION”, pameran ini digelar di Bale Banjar Sangkring, Nitiprayan, Bantul.

Pameran tahunan ini berlangsung sejak 19 Juni hingga 8 September 2026 mendatang. “Yogya Annual Art #11: DIRECTION” dihadirkan untuk menjadi ruang pertemuan bagi beragam gagasan artistik yang memandang “arah” sebagai perjalanan manusia.

Dalam narasi kuratorialnya, DIRECTION mengajak kita membayangkan kehidupan sebagai rangkaian jalur yang tidak selalu lurus. Setiap jalur terbentuk melalui pilihan, keinginan, kekuatan, sekaligus berbagai kendala yang tidak dapat diprediksi.

Arah juga dipahami sebagai proses untuk terus membentuk kita, bukan sesuatu yang sudah selesai atau ditentukan sejak awal. Ingatan personal dan sosial, pengalaman masa lalu, proses transformasi, hingga bayangan mengenai masa depan menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Pandangan ini membuat karya-karya dalam pameran DIRECTION tidak berhenti pada persoalan visual. Setiap karya seolah menawarkan ruang bagi makna yang berbeda-beda.

Salah satu karya yang menarik perhatian adalah “Sulur-sulur Kehidupan” karya I Wayan Setem. Karya tersebut menghadirkan sulur sebagai bentuk organik yang tidak hanya dapat dibaca sebagai representasi alam, tapi juga sebagai gambaran tentang kehidupan, energi, ingatan, dan hubungan manusia dengan lingkungan. Penggunaan warna emas dan oranye yang dominan menghadirkan kesan kuat sekaligus spiritual.