Navaswara.com – Senyum menjadi salah satu hal yang sulit disembunyikan ketika berinteraksi dengan orang lain. Entah saat meeting bersama rekan kerja, ngobrol dengan teman, bertemu klien, atau sekadar berfoto di depan kamera, kondisi gigi bisa ikut memengaruhi rasa percaya diri.
Tak heran jika perawatan gigi kini mulai dilihat lebih dari sebatas urusan kesehatan. Bagi sebagian konsumen, menjaga gigi tetap bersih sekaligus mempertahankan tampilan naturalnya menjadi bagian dari rutinitas personal care sehari-hari.
Meski begitu, kebutuhan tersebut datang bersamaan dengan persoalan kesehatan gigi yang masih cukup tinggi di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Oktober 2025 mencatat 41,9 persen peserta dewasa mengalami karies gigi atau gigi berlubang.
Angka tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan gigi tetap menjadi pekerjaan rumah. Rutinitas sederhana seperti menyikat gigi pun perlu dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan oral care yang sesuai.
Perkembangan produk oral care membuat pilihan pasta gigi kini semakin beragam. Konsumen tidak hanya mencari produk yang membantu membersihkan gigi, tetapi juga mulai mempertimbangkan kandungan dan manfaat yang ditawarkan.
Salah satu bahan yang banyak dikenal dalam perawatan gigi adalah baking soda. Kandungan ini dapat membantu mengangkat noda pada permukaan gigi dan membantu mengembalikan tampilan warna natural gigi.
Baking soda juga dapat dikombinasikan dengan tetrasodium pyrophosphate, yang membantu mengurangi kecenderungan noda untuk kembali menempel pada permukaan gigi. Sementara itu, calcium carbonate dapat membantu proses pemolesan permukaan gigi.
Kombinasi tersebut menjadi bagian dari formulasi usmile Strength White, yang dirancang untuk membantu menjaga kebersihan sekaligus tampilan gigi dari noda permukaan yang dapat terbentuk akibat konsumsi makanan dan minuman berwarna.
Dengan begitu, perawatan terhadap tampilan gigi tidak harus menjadi rutinitas tambahan yang rumit. Aktivitas menyikat gigi dua kali sehari dapat sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga gigi tetap bersih dan tampak lebih cerah.
Perubahan perhatian konsumen terhadap kebutuhan oral care yang semakin spesifik juga terlihat dari performa usmile di Indonesia.
Setelah mencatat pertumbuhan penjualan e-commerce sebesar 182 persen selama periode Ramadan Februari-Maret 2026, usmile kembali mencatat pertumbuhan sebesar 31 persen pada Juni dan 62 persen pada Juli 2026.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya momentum positif di kategori oral care, sekaligus menggambarkan minat konsumen terhadap produk yang menawarkan manfaat lebih spesifik untuk kebutuhan sehari-hari.
“Pertumbuhan penjualan usmile sepanjang 2026 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap produk oral care dengan manfaat yang lebih spesifik. Konsumen kini mulai memperhatikan bukan hanya fungsi produk, tetapi juga kandungan dan teknologi di baliknya,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia.
Hal tersebut juga tercermin dari performa usmile Strength White yang menjadi Top Oral Care Product di TikTok Shop pada Agustus 2026. Menurut Michelle, inovasi berbasis science yang relevan dengan keseharian menjadi salah satu faktor yang mendorong respons positif konsumen.
Bukan Hanya Gigi, Kesegaran Napas Ikut Jadi Perhatian
Berbicara soal oral care, perhatian konsumen rupanya tidak berhenti pada gigi yang bersih dan tampak cerah. Kesegaran napas juga menjadi bagian penting, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas dan interaksi sosial tinggi.
Sebab, bau mulut atau halitosis dapat menjadi salah satu persoalan yang mengganggu kenyamanan ketika berbicara dengan orang lain. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa kebersihan mulut yang kurang terjaga, plak, karies, gingivitis, dan periodontitis merupakan beberapa faktor lokal yang dapat memicu halitosis.
Hal ini menjadi semakin relevan jika melihat temuan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar satu dari dua peserta mengalami masalah gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang, gigi goyang, hingga gusi turun.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap produk oral care menjadi semakin beragam. Selain menjaga kebersihan gigi, konsumen juga membutuhkan solusi yang dapat mendukung kesegaran napas dalam rutinitas sehari-hari.
Menjawab kebutuhan tersebut, usmile Fresh White hadir dengan formula Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate. Apple Polyphenols membantu menghambat metabolisme bakteri yang menghasilkan senyawa penyebab bau, sementara Zinc Glycinate membantu mengikat senyawa sulfur yang berkaitan dengan aroma tidak sedap.
Kehadiran produk dengan manfaat yang lebih spesifik ini menjadi bagian dari upaya usmile memperluas pilihan perawatan oral care sesuai kebutuhan konsumen.
Menggabungkan Science dan Kebutuhan Sehari-hari
Perkembangan kategori oral care menunjukkan bahwa rutinitas menjaga kesehatan gigi kini semakin beragam. Konsumen tidak hanya melihat produk dari fungsi dasarnya, tetapi juga mulai memperhatikan kandungan, teknologi, dan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Bagi usmile, pendekatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan produk dan program yang menggabungkan science, inovasi, edukasi, serta pemahaman terhadap kebiasaan konsumen.
Upaya tersebut turut mendapat pengakuan melalui ajang PR of the Year 2026. usmile meraih penghargaan pada kategori Creative Reputation Program, yang menjadi bagian dari perjalanan brand dalam menghadirkan program yang menghubungkan edukasi, inovasi, dan kebutuhan konsumen dalam perawatan oral care.
Ke depan, usmile berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi oral care yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Mulai dari membantu menjaga kebersihan dan tampilan gigi hingga mendukung kesegaran napas, perawatan gigi pun dapat menjadi bagian yang semakin terintegrasi dalam rutinitas personal care sehari-hari.
