Navaswara.com — Petualangan Romelu Lukaku bersama Napoli tampaknya akan segera berakhir usai mencapai kesepakatan dengan Fenerbahce untuk transfer penyerang asal Belgia tersebut. Lukaku dikabarkan akan dilepas dengan nilai transfer sebesar €6 juta atau sekitar Rp113 miliar.
Dua Musim yang Berbeda di Napoli
Lukaku bergabung dengan Napoli pada musim panas 2024 setelah meninggalkan Chelsea. Kedatangannya ketika itu sangat dinantikan karena ia kembali bekerja sama dengan Antonio Conte.
Pada musim pertamanya, Lukaku mampu memberikan kontribusi penting. Ia menjadi salah satu pemain utama Napoli dan membantu lini depan klub dalam perburuan gelar Seri A. Bersama Napoli, ia mencatat 14 gol dalam 41 penampilan di seluruh kompetisi.
Namun, musim berikutnya berjalan jauh lebih sulit. Cedera otot yang dialaminya sejak pramusim membuat Lukaku kesulitan mendapatkan ritme permainan.
Bahkan, pada musim 2025/26 ia hanya mencatat 64 menit bermain sebelum masalah cedera kembali membatasi kontribusinya.
Jejak Panjang Sang Striker Belgia
Sebelum menjadi salah satu penyerang terkenal Eropa, Lukaku memulai karier profesionalnya bersama Anderlecht. Ia melakukan debut senior ketika masih berusia 16 tahun dan dengan cepat menunjukkan kelihaiannya di depan gawang.
Setelah itu, Chelsea merekrutnya pada 2011 ketika usianya baru 18 tahun. Meski sempat kesulitan mendapatkan tempat utama di Chelsea, Lukaku berkembang pesat setelah menjalani masa peminjaman di West Bromwich Albion dan Everton.
Bersama Everton, ia kemudian menjelma menjadi salah satu penyerang paling produktif di Premier League. Ia bahkan menjadi pemain termuda kelima yang mencapai 100 gol di kompetisi tersebut.
Manchester United menjadi klub berikutnya dalam kariernya sebelum Lukaku menemukan kembali performa terbaik di Inter Milan. Di bawah asuhan Conte, ia menjadi sosok penting ketika Inter menjuarai Serie A 2020/21, sekaligus mengakhiri penantian panjang klub tersebut untuk kembali menjadi juara Italia.
Setelah periode kedua yang kurang sukses bersama Chelsea, Lukaku kembali ke Italia dengan memperkuat Inter dan kemudian Roma sebelum akhirnya bergabung dengan Napoli pada 2024. Kini, setelah dua musim di Naples, perjalanan tersebut hampir selesai.
Jika transfer ke Fenerbahce benar-benar terealisasi, Lukaku akan kembali memulai tantangan baru di usia 33 tahun. Pengalaman, kekuatan fisik, serta naluri mencetak gol yang selama ini menjadi ciri khasnya akan menjadi modal penting untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi penyerang utama di level kompetitif Eropa.
