Navaswara.com – Minuman dengan sensasi kunyah semakin akrab di lidah masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya konsep ini lebih banyak ditemui pada minuman teh, jus, atau minuman rasa buah dalam botol plastik, kini inovasi serupa mulai merambah kategori susu UHT.
Melihat perubahan selera konsumen, terutama generasi muda yang menyukai perpaduan rasa dan tekstur dalam satu produk, Diamond Cold Storage memperkenalkan susu UHT berperisa dengan potongan nata de coco dalam kemasan karton aseptik. Produk ini diproduksi di Indonesia dengan dukungan teknologi SIG Drinksplus dan menjadi yang pertama di pasar lokal.
Peluncuran tersebut juga menandai debut teknologi SIG Drinksplus di Indonesia. Teknologi ini memungkinkan minuman dengan potongan bahan, seperti nata de coco, buah, oat, maupun biji-bijian, dikemas secara aseptik dalam karton tanpa memerlukan lini produksi khusus.
Empat varian rasa disiapkan untuk lini terbaru ini, yakni Grape, Melon, Watermelon, dan Coconut Shake. Seluruhnya hadir dalam kemasan karton aseptik SIG XSlimBloc berukuran 200 mililiter.
Selama ini, produk minuman yang mengandung potongan bahan umumnya dikemas dalam botol plastik atau kaca. Kehadiran susu UHT dengan tekstur nata de coco di dalam kemasan karton menawarkan pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan pengalaman minum yang berbeda.
Diamond menjadi produsen pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi SIG Drinksplus. Melalui sistem ini, produk dapat mengandung hingga 10 persen potongan bahan berukuran maksimal enam milimeter. Agar tetap nyaman diminum, kemasan menggunakan sedotan berdiameter hingga delapan milimeter sehingga potongan nata de coco dapat mengalir dengan mudah.
Noer Wellington, Director of Commercial SEA, South Korea & Japan SIG, mengatakan peluncuran ini membuka peluang baru dalam pengembangan produk minuman di Indonesia.
“SIG Drinksplus membuka berbagai kemungkinan baru dalam inovasi minuman. Peluncuran bersama Diamond ini menjadi yang pertama di Indonesia dan menunjukkan bagaimana solusi aseptik fleksibel kami dapat membantu merek menghadirkan kategori produk serta pengalaman baru bagi konsumen,” ujar Noer.
Teknologi tersebut mengandalkan sistem sleeve khas SIG. Pada prosesnya, setiap lembar karton dibentuk, diisi, kemudian disegel secara individual menggunakan teknologi ultrasonik di atas permukaan isi, bukan melalui produk. Metode ini membantu menjaga proses pengemasan tetap aseptik sekaligus mendukung penggunaan potongan bahan di dalam minuman.
SIG juga merancang teknologi ini agar dapat diterapkan pada mesin pengisian standar melalui SIG Drinksplus upgrade kit. Dengan begitu, produsen tidak perlu mengganti seluruh lini produksi ketika ingin menghadirkan produk baru dengan tekstur tambahan.
President Commissioner Diamond Cold Storage Norman Chen mengatakan inovasi menjadi bagian dari perjalanan panjang perusahaan dalam mengembangkan produk susu di Indonesia.
“Melalui teknologi SIG Drinksplus, kami menghadirkan susu berperisa yang memadukan kelezatan susu dengan sensasi kenyal dari potongan nata de coco sehingga menghadirkan pengalaman minum yang berbeda bagi konsumen,” kata Norman.
Peluncuran ini menunjukkan tren inovasi di industri minuman yang kini tidak lagi berfokus pada rasa, melainkan juga pengalaman menikmati setiap tegukan. Kombinasi tekstur di dalam susu UHT menjadi salah satu pendekatan baru untuk menjawab perubahan preferensi konsumen yang terus berkembang.

